Loading...
Loading…
Artis Cantik Ini Meninggal Usai Operasi Plastik, Penyebabnya Bikin Syok

Artis Cantik Ini Meninggal Usai Operasi Plastik, Penyebabnya Bikin Syok

Gaya Hidup | indozone.id | Rabu, 18 Mei 2022 - 14:40

Aktrispopuler Kannada TV Chethana Raj, harus kehilangan nyawanya akibatkomplikasi setelah menjalani operasi kosmetik 'bebas lemak' di sebuah rumah sakit swasta di Bengaluru, India.

Menurut laporan, paru-paru aktris 21 tahun itu dipenuhi cairan dan ia kemudian mengalami serangan jantung. Diduga operasi tersebutdilakukan di ICU rumah sakit yang tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan. Disebutkan juga bahwa Chethana ternyata tidak memberi tahu orang tuanya sebelum menjalani prosedur dan formulir persetujuan diisi oleh temannya.

Tidak ada datapasien atau catatan rekomendasi dokter atau dokumen lain yang menggambarkan kondisinya kepada kami. Saat memeriksa pasien, tidak ditemukan denyut nadi,dan atas desakan Dr. Melvin dan tim, CPR dimulai dan setelah mencoba selama kurang lebih 45 menit, pasien tidak bereaksi dan dinyatakan meninggal dunia padapukul 18.45, ujar pihak berwajib Kaade Hospital.

Berbicara tentang kematian Chethana, seorang ahli bedah plastik senior di sebuah rumah sakit swasta di Bengaluru mengatakan:

Secara medis tidak ada istilah yang disebut operasi bebas lemak. Namun, itu disebut sedot lemak, operasi paling umum yang digunakan untuk menghilangkan lemak di tubuh. Ini adalah operasi yang paling dicari di antara orang-orang yang meskipun berolahraga tidak dapat menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu. Operasi ini tidak dimaksudkan untuk mengurangi berat badan tetapi membantu membentuk tubuh. Efek samping yang paling umum dapat berupa memar pada bagian tubuh dan juga penumpukan cairan. Efek samping bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada jumlah lemak yang dihilangkan dan kondisi medis pasien. ucap seorang ahli bedah plastik senior di sebuah rumah sakit swasta di Bengaluru.

Baca Juga :
Rahasia Cantik Kim Tae Hee Bintang Drama Hi Bye Mama, Bikin Kamu Iri

Dia juga menambahkan bahwa,

"operasi harus dilakukan dengan sangat aman setelah memahami riwayat medis pasien." ujarnya. Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik

{
{
{