Berdayakan Petani Bali, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat ketahanan pangan di Bali melalui pemberdayaan petani, perbaikan lingkungan pertanian, dan pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan. Upaya tersebut dijalankan melalui dua program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yakni Pedungan Bright Green dan Jejaring Ulakan, dalam momentum peringatan Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober.
“Kami berharap program ini dapat terus mendukung perbaikan lingkungan subak, penguatan sistem irigasi, dan peningkatan ekonomi petani. Dengan lingkungan pertanian yang terjaga dan pengairan yang semakin baik, kami berharap aktivitas pertanian dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga turut mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Pekaseh sekaligus Ketua Kelompok Tani Program Pedungan Bright Green, I Nyoman Mudarsana dalam keterangan pers, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Siapkan Program Uma Palak Lestari Jadi Contoh Energi Bersih di ASCOPE 2026
Program Pedungan Bright Green yang dibina Fuel Terminal (FT) Sanggaran sejak 2023 berfokus pada perbaikan kualitas lingkungan subak, penguatan sistem irigasi, serta peningkatan ekonomi petani. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pengairan lahan dan menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian sebagai bagian dari upaya mempertahankan produksi pangan lokal.
Sementara itu, Program Jejaring Ulakan yang dibina Integrated Terminal (IT) Manggis sejak 2022 melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Satya Luih Lestari dan Nampo Sari di wilayah sekitar operasional perusahaan. Program ini mendorong pengembangan potensi pertanian lokal melalui penguatan kapasitas kelompok, pembangunan rumah kaca (greenhouse), dan pengembangan produk pertanian.
Local Hero Program Jejaring Ulakan, I Made Suma Mergantini, mengatakan pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan produktivitas kelompok wanita tani. Dengan mengoptimalkan potensi yang tersedia, kegiatan pertanian diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui penguatan sektor pertanian, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Momentum Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan perlu didukung melalui upaya yang berkelanjutan, termasuk dengan menjaga lingkungan pertanian dan memperkuat peran masyarakat,” ujar Ahad.
Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Dampingi Nelayan Lestarikan Penyu di Pantai Biaung
Melalui kedua program tersebut, Pertamina Patra Niaga berupaya mendukung keberlanjutan pertanian Bali dengan mengintegrasikan perbaikan lingkungan, penguatan irigasi, peningkatan kapasitas kelompok tani, dan pengembangan potensi ekonomi lokal. Inisiatif itu diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









