Jasa Marga Catat 3,5 Juta Kendaraan Lewati Jalan Tol per Hari
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat sekitar 3,5 juta kendaraan yang setiap hari melintasi jalan tol Jasa Marga Group. Hal ini lanjut dia mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan (value creation).
Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pengguna jalan.
Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, pengalaman layanan kepada pelanggan dibangun melalui kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika lalu lintas jalan tol secara tepat. Ketika terjadi kepadatan, diperlukan penataan lalu lintas yang didukung informasi secara waktu nyata agar layanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan.
"Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,” ujar Rivan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/7/2026).
Jasa Marga Tollroad Command Center tidak hanya berfungsi sebagai sumber data lalu lintas dan suara pelanggan, tetapi juga mendukung proses pengolahan serta analisis data melalui sistem kendali yang terintegrasi.
"Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat menjadi ruang berbagi wawasan dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas layanan publik,” tambah Rivan.
Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management Agus Dwi Handaya mengatakan bahwa Jasa Marga memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pergerakan manusia, barang, dan aktivitas ekonomi nasional. Dalam pengelolaan jalan tol, keterlambatan beberapa menit dapat menimbulkan risiko, sementara keputusan yang tepat dapat segera memulihkan kelancaran, keamanan, serta kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari akuntabilitas perusahaan.
“Pemanfaatan teknologi melalui dashboard yang andal membantu memperjelas prioritas dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan satu kerangka kendali yang semakin kuat, sehingga kolaborasi BUMN yang terjalin tidak berhenti pada sharing session, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas bersama,” ujar Agus Dwi Handaya.
Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management Dendi T. Danianto menjelaskan, Jasa Marga terpilih sebagai mentor bagi BUMN dalam program Marketing CoE karena memiliki karakteristik layanan publik yang tidak dimiliki oleh BUMN lainnya.
Dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan layanan Center 133 yang melayani sekitar 3,5 juta kendaraan setiap harinya, Jasa Marga membangun kecepatan respons sebagai implementasi nyata dari layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
"Namun, orientasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelanggan, namun juga perlu dimulai dari internal perusahaan dengan menempatkan karyawan sebagai bagian penting dari ekosistem layanan," jelasnya.
"Karena itu, penguatan employee experience perlu dibangun melalui pelibatan karyawan untuk saling berbagi inspirasi, pembelajaran, dan praktik terbaik. Untuk itulah program Marketing Center of Excellence hadir sebagai ruang untuk belajar, mengadaptasi, dan mengimplementasikan praktik terbaik. Dengan semangat tersebut, antar BUMN dapat bersama-sama memperkuat kapabilitas untuk menjadi organisasi yang semakin customer-obsessed,” tutup Dendi.









