Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan kondisi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan dan sekitarnya terus membaik. Hal itu seiring berbagai upaya percepatan distribusi yang telah dilakukan secara intensif dalam beberapa hari terakhir sehingga berdampak pada semakin lancarnya pelayanan di SPBU.
Hingga hari ini, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan mulai kembali normal seiring optimalisasi distribusi yang terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, Pertamina terus mengoptimalkan seluruh rantai pasok energi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
BI Rate Jadi 5,75 Persen, Menko Airlangga Minta Himbara Tak Buru-Buru Naikkan Suku Bunga Kredit
"Kondisi penyaluran BBM di Kota Medan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Antrean di sejumlah SPBU mulai kembali normal sebagai hasil dari berbagai upaya percepatan distribusi yang kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus mengoptimalkan operasional hingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal sepenuhnya," papar Fahrougi dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, lanjut dia, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki (AMT). Ditambah serta mengoptimalkan suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe. Upaya tersebut didukung sinergi bersama BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, dan mitra transportir, sehingga distribusi BBM berlangsung lebih cepat dan efektif. Dia menambahkan, Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap stok dan penyaluran di seluruh SPBU.
Apabila terjadi peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kata Fahrougi, maka penyesuaian pasokan segera dilakukan melalui skema Reguler Alternatif Emergency (RAE) untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Jabat Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Janji Tingkatkan Transparansi dan Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
Perbaikan kondisi penyaluran BBM juga mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Samsuri (60), pengemudi ojek daring di Kota Medan, mengaku proses pengisian BBM yang sebelumnya sempat mengalami antrean kini telah jauh lebih lancar.
"Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Antrean sudah berkurang dan pengisian BBM juga lebih lancar," ungkapnya.Baca Juga: Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
Sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi BBM terus membaik, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kepala BPH Migas juga meninjau langsung operasional SPBU di Kota Binjai. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi pelayanan di lapangan sekaligus memastikan pasokan dan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar.
Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina memastikan terus melakukan monitoring terhadap kondisi operasional dan penyaluran di lapangan guna memastikan pelayanan energi kepada masyarakat berjalan optimal.







