Delta Djakarta (DLTA) Tetapkan Dividen, Pemprov DKI Kebagian Rp38 Miliar

Delta Djakarta (DLTA) Tetapkan Dividen, Pemprov DKI Kebagian Rp38 Miliar

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 26 Juni 2026 - 15:34
share

IDXChannel - PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menetapkan dividen tunai sebesar Rp144,9 miliar untuk tahun buku 2025. Dividen tersebut setara dengan Rp181 per saham.

Angka tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp172 per saham. Meski begitu, nominal dividen tersebut cenderung rendah dalam dua tahun terakhir di tengah penurunan penjualan.

San Miguel Malaysia selaku pengendali Delta Djakarta dengan 58,3 persen akan memperoleh repatriasi dividen sebesar Rp84,5 miliar di luar pajak. Sedangkan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan memperoleh Rp38 miliar dengan kepemilikan 210 juta saham atau 26,25 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor perseroan.

Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di RA Suite Simatupang, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sekitar 39 persen sebagai dividen tunai.

Sepanjang tahun lalu, Delta Djakarta mencatat penjualan bersih Rp674,5 miliar, tumbuh 4 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp646,8 miliar. Meski meningkat, perseroan belum mampu menyamai angka penjualan sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai Rp800 miliar.

Di tengah kinerja top line yang naik turun, laba bersih Delta Djakarta justru terus meningkat secara beruntun dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, perseroan meraup laba bersih Rp370 miliar naik dibandingkan 2021 yang sebesar Rp298 miliar dengan CAGR sekitar 5,5 persen per tahun.

Perseroan menilai, kinerja pada 2025 menandai kembalinya ke jalur pertumbuhan dengan momentum yang baru. Hal ini juga didukung dengan angka volume penjualan domestik yang tumbuh 3,2 persen.

Delta Djakarta merupakan produsen bir pilsner dan stout yang terkenal dengan merek Anker hingga San Miguel. Fasilitas produksi dipusatkan di pabrik Bekasi, Jawa Barat dengan dukungan 55 titik distribusi di enam wilayah mulai dari Sumatera hingga Papua.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik