BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah

BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:23
share

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat keamanan siber sektor perbankan daerah. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas industri keuangan di tengah percepatan transformasi digital.

"Keamanan siber saat ini bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan telah menjadi pilar penting dalam mitigasi risiko bisnis," ujar Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi seperti dikutip, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga:3 Kapolda Lulusan Akpol 1993 Rekan Satu Angkatan Wakil Kepala BSSN

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Utama BSSN Soetedjo Joewono dan Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo, serta disaksikan langsung oleh Kepala BSSN. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kerja sama tersebut menjadi respons atas meningkatnya kompleksitas ancaman siber yang sejalan dengan pesatnya digitalisasi layanan perbankan. Dalam pemaparannya, Nugroho menekankan bahwa inovasi teknologi harus diimbangi dengan penguatan sistem keamanan agar risiko dapat diminimalkan secara optimal.

Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo menyatakan bahwa industri perbankan kini tidak hanya dituntut menghadirkan layanan keuangan, tetapi juga menjamin integritas data dan kepercayaan digital masyarakat. Menurutnya, ancaman siber berpotensi berdampak luas, mulai dari gangguan operasional hingga stabilitas ekonomi daerah.

Baca Juga:Dorong Ekonomi lewat Inovasi, Asbanda Siapkan Kejutan di Undian Simpeda 2026

Ia menambahkan, posisi strategis BPD sebagai penggerak ekonomi daerah dan mitra pemerintah membuat aspek keamanan siber menjadi sangat vital. Gangguan pada sistem perbankan daerah dinilai dapat menghambat layanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, BSSN dan Asbanda akan memperkuat kapasitas keamanan siber di seluruh BPD, termasuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan sistem peringatan dini, serta pertukaran informasi terkait ancaman siber. Selain itu, kerja sama juga mencakup penguatan tata kelola dan manajemen risiko teknologi informasi.

Ke depan, sinergi kedua pihak diharapkan mampu membangun ekosistem perbankan digital yang aman, andal, dan tepercaya. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat ketahanan industri keuangan nasional di tengah dinamika ancaman siber global.

Topik Menarik