BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri

BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri

Ekonomi | sindonews | Rabu, 1 April 2026 - 19:17
share

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan hampir separuh penduduk DKI Jakarta belum memiliki rumah sendiri mencerminkan tingginya backlog perumahan di wilayah perkotaan. Kondisi ini menjadi tantangan serius dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

"Kalau secara nasional backlog kepemilikan rumah 13, yang paling tinggi itu DKI Jakarta, mencapai 40,59," ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di BP BUMN, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga:Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41, BPS Sebut Terkendali

Ia menjelaskan, secara nasional sekitar 13 penduduk Indonesia belum memiliki rumah, namun angka tersebut melonjak signifikan di ibu kota akibat tingginya urbanisasi dan keterbatasan lahan. BPS juga mencatat Jakarta Pusat sebagai wilayah dengan backlog tertinggi di DKI Jakarta. Sebanyak 55,83 rumah tangga di wilayah tersebut belum memiliki rumah sendiri atau setara dengan sekitar 146.729 rumah tangga.

Menurut Amalia, data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan perumahan yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan. BPS, lanjutnya, terus mendukung penyediaan data bagi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman guna memastikan intervensi kebijakan berjalan efektif dan terarah.

Baca Juga:Hashim Ungkap Pesan Prabowo: Tanah BUMN Milik Rakyat, Tak Boleh Dijual dengan Harga Pasar

Ia juga menyoroti langkah kolaboratif pemerintah bersama sejumlah BUMN dalam pembangunan hunian bersubsidi, terutama di Jakarta Pusat, sebagai upaya menekan angka backlog melalui pengembangan hunian vertikal. "Intervensi yang dilakukan ini luar biasa karena langsung menyasar wilayah dengan backlog kepemilikan paling tinggi, yaitu Jakarta Pusat," katanya.

Topik Menarik