Pelindo Regional 2 Catat 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran

Pelindo Regional 2 Catat 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran

Ekonomi | okezone | Kamis, 19 Maret 2026 - 20:13
share

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 mencatat hingga pertengahan periode mudik, pergerakan penumpang di wilayah Regional 2 menunjukkan tren yang positif dan tetap dalam kondisi terkendali. Arus penumpang terdistribusi di berbagai terminal, dengan konsentrasi utama berada di wilayah Banten sebagai simpul penyeberangan, sementara terminal lainnya turut berperan dalam mendukung distribusi arus agar tidak terpusat di satu titik.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan, baik roda dua maupun angkutan logistik, juga mengalami peningkatan. Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas distribusi barang selama periode mudik.

Jika dilihat dari data yang tersedia, total voyage atau vessel call berjumlah 215 trip, sementara total penumpang hingga 119.553 orang. Total kendaraan roda dua yang tercatat hingga 69.865 unit, sementara kendaraan logistik berjumlah 13.279 unit. Total kendaraan secara keseluruhan berjumlah 83.144 unit.

“Secara umum, tren pergerakan mulai meningkat sejak pertengahan periode dan terus bergerak naik. Pola ini menunjukkan bahwa distribusi arus mudik mulai tersebar ke beberapa pelabuhan pendukung, sehingga membantu mengurangi tekanan di pelabuhan utama,” jelas Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, Kamis (19/3/2026).

Dalam aspek keamanan dan keselamatan, Pelindo Regional 2 menempatkan hal tersebut sebagai prioritas utama.

Sejumlah langkah telah dilakukan, antara lain peningkatan pengawasan di area terminal, penambahan personel operasional dan keamanan, serta penguatan prosedur layanan penumpang.

Selain itu, seluruh fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, jalur embarkasi dan debarkasi, serta sistem informasi dipastikan berjalan optimal guna menghindari kepadatan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.

Pelindo Regional 2 juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, serta otoritas pelabuhan (KSOP), dalam rangka menjaga keamanan kawasan, pengaturan lalu lintas, serta penanganan potensi gangguan di lapangan.

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penumpang selama periode arus mudik berlangsung,” tegas Budi.

Di sisi lain, koordinasi dengan operator kapal, pemerintah daerah, serta instansi transportasi lainnya juga terus diperkuat, termasuk dengan ASDP dan Korlantas Polri.

Koordinasi ini mencakup sinkronisasi jadwal kapal, pengaturan arus penumpang dan kendaraan, hingga kesiapan menghadapi lonjakan pada periode puncak.

Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, Pelindo Regional 2 telah menyiapkan posko terpadu di terminal-terminal penumpang.

 

Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan layanan bantuan bagi pemudik, serta dikelola bersama dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, TNI, dan BMKG.

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga disediakan, seperti posko kesehatan, area bermain anak, bengkel gratis, area UMKM, musala, serta toilet portabel guna meningkatkan kenyamanan pemudik selama berada di pelabuhan.

Terkait puncak arus mudik, Pelindo memperkirakan pergerakan akan bersifat dinamis mengikuti preferensi perjalanan masyarakat. Namun demikian, berbagai skenario operasional telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Pelindo mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke pelabuhan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Kami di Pelindo berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Dukungan serta kedisiplinan dari seluruh pengguna jasa menjadi kunci agar arus mudik dapat berjalan dengan tertib,” tutup Budi.

Topik Menarik