Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Ekonomi | sindonews | Kamis, 5 Februari 2026 - 19:21
share

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memulai hari pertamanya bertugas di Kementerian Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (5/2/2026). Dalam sambutan perkenalan di kantor Kemenkeu, Jakarta, ia menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai arahan utama dari Presiden.

"Tentu saja, pindah dari Thamrin ke Lapang Bateng, masih sesuatu yang baru bagi saya. Tetapi sebenarnya, kalau melihat wajah-wajah eselon 1 dan eselon 2 ini, wajah-wajah familiar bagi saya ya," ungkap Juda di hadapan awak media.

Baca Juga:Juda Agung Akui Mundur dari Deputi Gubernur BI Diminta jadi Wamenkeu

Penyambutan di Lobi Gedung Juanda I menandai transisi dari Bank Indonesia menuju Kementerian Keuangan. Meski berpindah institusi, ia mengaku tidak asing dengan lingkungan baru karena selama ini kerap berkoordinasi dengan jajaran Kemenkeu melalui Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Juda menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan antara otoritas fiskal dan moneter. Ia menegaskan Presiden Prabowo memberikan arahan agar kedua pilar kebijakan ekonomi tersebut berjalan selaras guna mencapai target pertumbuhan nasional di tengah tantangan global.

"Arahnya intinya adalah bahwa fiskal moneter harus berkoordinasi bersinergi dengan baik untuk mencapai target-target pertumbuhan dan tentu saja juga, pada saat ini kita harus menjaga stabilitas makroekonomi, termasuk stabilitas dan fiskal. Mungkin intinya itu dari saya," jelasnya.

Baca Juga:Profil dan Harta Kekayaan Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono

Ia juga menyatakan rasa nyaman bergabung dengan jajaran Kementerian Keuangan dan optimistis koordinasi yang semakin erat antara otoritas fiskal dan moneter akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

"Saya merasa nyaman lah untuk otoritas fiskal Kementerian Keuangan. Saya kira koordinasi KSSK adalah fiskal dan moneter, insya Allah akan semakin baik, semakin erat," pungkas Juda.

Topik Menarik