Loading...
Loading…
Apa Saja Saham yang Akan Naik Setelah Covid-19?

Apa Saja Saham yang Akan Naik Setelah Covid-19?

Powered by BuddyKu
Ekonomi | IDX Channel | Minggu, 15 Mei 2022 - 07:59

IDXChannel - Saham yang akan naik setelah Covid-19 memang banyak dari berbagai sektor. Meskipun pandemi telah menyebabkan banyak perusahaan merugi, investor dapat melihat pasar saham sebagai instrumen pilihan mereka.

Kini setelah pandemi mereda, dan dengan tren pertumbuhan ekonomi saat ini, saham berpotensi lebih menguntungkan daripada instrumen investasi lainnya. Namun, dia juga mengingatkan investor untuk berhati-hati dalam memilih sektor ketika berinvestasi di saham. Pasalnya, tidak semua bisnis akan tumbuh signifikan.

Mengutip berbagai sumber, adapun beberapa saham yang akan bersinar pada 2022 antara lain Bank Neo Niaga (BBYB) yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan kinerja, seiring dengan peningkatan jumlah nasabah. Adapun target BBYB diketahui senilai 4.340. Bank lain seperti bank plat merah, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) dengan target penguatan masing-masing 5.020 dan 9.050.

Untuk sektor otomotif, Astra International (ASII) dinilai memiliki target penguatan sekitar 7.500 dan untuk sektor real estate khususnya Bumi Serpong Damai (BSDE) dengan target penguatan 1.400.

Pemulihan ekonomi pada tahun 2022 terkait dengan harga komoditas yang masih relatif tinggi, berpotensi mengubah pendapatan masyarakat dan mendukung daya beli masyarakat. Namun, menurutnya sektor yang menarik pada 2022 bukan komoditas melainkan industri yang erat kaitannya dengan perekonomian, seperti perbankan, otomotif, dan real estate.

Baca Juga :
KOL Stories x Nizar Iman: Covid-19 Menggila, Saham Farmasi dan RS Mengamuk, Prank Bukan Yah?

Saham yang Akan Naik Setelah Covid

1. Perbankan Tahun 2022, mungkin perbankan mulai berani menambah alokasi kredit

2. Saham Otomotif Di saham otomotif dinilai bahwa akan terjadi kenaikan pendapatan yang akan berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat, terutama untuk produk otomotif. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19, masyarakat dinilai beralih menggunakan kendaraan pribadi daripada menggunakan angkutan umum.

3. Sektor Properti Beberapa investor yang saat ini memiliki banyak uang percaya bahwa investasi real estat masih menarik. Hal ini dibarengi dengan penjualan komersial yang dilakukan pada tahun 2021 terutama untuk real estate, berbeda dengan tahun 2020, situasi penjualan real estate cukup lesu. (SNP)

Original Source

Topik Menarik