Dukung Program Indonesia Asri Prabowo, GP Ansor Bersih-bersih Pantai di Perbatasan Kepri

Dukung Program Indonesia Asri Prabowo, GP Ansor Bersih-bersih Pantai di Perbatasan Kepri

Berita Utama | sindonews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 19:02
share

Gerakan Pemuda (GP) Ansor melakukan bersih-bersih pantai di pesisir perbatasan Kepulauan Riau (Kepri). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik atau Bersih, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan manifestasi dari Program Aksi Kemanusian Nasional (AKN) Ansor 2026 untuk merespons berbagai bencana seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), gempa bumi hingga kekeringan di sejumlah daerah.

Baca juga: Gelar Rakornas Jelang Muktamar ke-35 NU, GP Ansor: Jaga Suasana Kebatinan Indonesia

“GP Ansor juga melakukan pembagian masker, distribusi air bersih, pompa air dan sembako. Sahabat-sahabat di daerah sudah melaksanakan berbagai aksi kemanusiaan, seperti membantu pemadaman karhutla dan mengatasi kekeringan,” katanya, Jumat (30/10/2026).

Dipilihnya daerah perbatasan, kata Addin, untuk menunjukkan kebersihan dan kelestarian alam sangat penting sebagai etalase Indonesia yang berdampingan langsung dengan negara tetangga. Daerah perbatasan adalah halaman depan Indonesia.

"Kehadiran Ansor di Kepulauan Riau hari ini membawa pesan kuat bahwa solidaritas dan kerja kemanusiaan tidak boleh terpusat di Jawa saja. Kita harus memastikan masyarakat di pulau terluar merasakan kehadiran negara dan keberadaan kader Ansor yang selalu siap membantu," ujar Addin.

Baca juga: Bertemu Mendes, Kapolri Bakal Berangus Narkoba sampai Desa

Di samping itu, Addin juga menilai tantangan kebencanaan Indonesia sangat berat. Di tengah krisis ini, negara tidak boleh dibiarkan berjalan sendirian tanpa ditopang oleh kepedulian warganya.

"Kader Ansor dan Banser di berbagai penjuru Tanah Air telah membuktikan komitmen itu dengan turun langsung ke lapangan, bekerja tanpa lelah bahu-membahu bersama aparat dan pihak terkait dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan demi menyelamatkan ekosistem serta napas rakyat,” ucapnya.Kehadiran Ansor di Kepulauan Riau, kata Addin, adalah kelanjutan dari napas perjuangan tersebut. Addin menegaskan dari ujung pemadam kebakaran di belantara hutan hingga batas perbatasan laut terluar, Ansor akan selalu siap pasang badan menjadi benteng kemanusiaan dan mitra strategis negara.

Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang hadir mengapresiasi langsung agenda Aksi Kemanusiaan Nasional GP Ansor tersebut.

"Pemda Kepulauan Riau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PP GP Ansor di bawah kepemimpinan Ketum Addin Jauharudin. Kehadiran Ansor hingga ke batas perbatasan laut kita ini sangat menguatkan moral warga pesisir," ukarnya.

Menurut Haris, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan seperti Ansor menjadi kunci utama menjaga ketahanan sosial serta kedaulatan di wilayah perbatasan.

Ketua GP Ansor Kepulauan Riau Sumarno Gareng mengatakan Kepri menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian Aksi Kemanusiaan Nasional tersebut. Sumarno berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.“Alhamdulillah, Kepri menjadi titik pertama yang dikunjungi. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kami, khususnya pemuda Ansor di Batam, untuk terus saling membantu dan melaksanakan kegiatan sosial bersama-sama,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan aksi kemanusiaan nasional ini mencakup berbagai aksi sosial terpadu, antara lain Pertama, penyaluran bantuan bencana dan sosial berupa pembagian paket sembako untuk keluarga prasejahtera dan terdampak.

Kedua, dukungan infrastruktur dasar berupa bantuan pompa air dan penyediaan akses air bersih. Ketiga, aksi lingkungan pesisir dengan gotong royong bersih-bersih pantai bersama masyarakat.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Riau, jajaran pengurus dan kader GP Ansor-Banser, serta elemen Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama lainnya seperti Muslimat, Fatayat, dan IPNU-IPPNU.

Topik Menarik