Drone Hizbullah Ledakkan Markas Militer Israel di Palestina Selatan, Ketegangan Kian Memanas
TEL AVIV, iNews.id - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah drone yang diklaim milik Hizbullah berhasil menghantam lokasi markas militer Israel (IDF) di wilayah Palestina selatan yang diduduki Israel.
Hingga kini belum diketahui secara pasti dampak serangan tersebut terhadap pasukan Israel. Namun, lokasi yang menjadi sasaran dilaporkan berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga Israel di wilayah tersebut.
Sebelumnya, pasukan Hizbullah juga mengkliam telah menggempur markas militer Israel karena berupaya menerobos wilayah Lebanon pada Jumat (12/6/2026). Serangan itu disebut bertujuan menghalau laju pasukan Israel yang mencoba merangsek ke sejumlah desa di Lebanon selatan.
Bentrok jarak dekat yang terjadi di kawasan perbatasan itu dinilai menandai runtuhnya secara de facto sejumlah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.
Dalam pernyataan resminya, Hizbullah mengonfirmasi bahwa unit pertahanannya membombardir pasukan Israel yang disebut tengah bergerak menuju Kota Majdal Zoun, sekitar 5 kilometer dari garis perbatasan Lebanon-Israel.
Kelompok tersebut mengklaim serangan roket dan drone yang dilancarkan berhasil menghambat pergerakan pasukan Israel. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel mengenai klaim tersebut maupun jumlah kerusakan dan korban yang ditimbulkan.









