Hizbullah Gempur Pasukan Israel di Lebanon, IDF Diklaim Mundur dari Medan Tempur
LEBANON, iNews.id - Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel kembali memanas setelah Hizbullah melancarkan serangan terhadap pasukan militer Israel (IDF) yang disebut tengah berupaya memasuki wilayah Lebanon selatan, Jumat (12/6/2026).
Hizbullah mengklaim unit pertahanannya menggempur pasukan Israel yang bergerak menuju Kota Majdal Zoun, sekitar 5 kilometer dari garis perbatasan. Serangan dilakukan menggunakan rentetan roket yang diarahkan ke posisi militer Israel.
Kelompok tersebut menyatakan serangan itu berhasil menghambat laju pasukan Israel dan memaksa mereka mundur dari area pertempuran.
Bentrokan sengit yang terjadi di kawasan perbatasan itu memperburuk situasi keamanan dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah.
Di sisi lain, laporan dari medan tempur menyebut pasukan darat Israel telah melakukan penetrasi lebih dari 10 kilometer ke wilayah Lebanon. Jika informasi tersebut terkonfirmasi, operasi itu menjadi salah satu manuver militer Israel terdalam sejak penarikan pasukannya dari Lebanon pada tahun 2000.
KPK Ungkap 3 Perusahaan Setor Uang Miliaran Rupiah ke Pejabat Kemnaker untuk Urus Sertifikat K3
Memanasnya bentrokan juga dinilai menunjukkan rapuhnya kesepakatan gencatan senjata yang selama ini menjadi penyangga stabilitas di kawasan. Hingga kini, Israel dan Hizbullah masih saling menuding sebagai pihak yang melanggar gencatan senjata, sementara upaya diplomasi internasional terus dilakukan untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang yang lebih luas.










