Bule Gila Berjemur Pakai Bikini Dekat Kuil Suci, Ini Fotonya!
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial beberapa turis asing berjemur di dekat kuil suci. Insiden ini terjadi di Thailand dan membuat netizen Thailand murka.
Para turis ini dianggap tidak menghormati area suci dengan berpenampilan tidak sopan. Aksi bule gila ini pun menjadi bahan cemoohan netizen di jagat maya. Seperti apa cerita selengkapnya?
Kota Chiang Mai, Thailand, kembali menjadi perbincangan setelah foto sejumlah turis asing berjemur mengenakan bikini di dekat sebuah kuil. Dalam foto yang viral, empat perempuan asing tampak duduk santai di area rumput dekat Wat Ratchamonthian, salah satu kuil di kawasan Chiang Mai.
Mereka tampak berjemur di bawah sinar matahari dengan mengenakan bikini. Di mana pemandangan ini dianggap sensitif karena lokasinya berdekatan dengan tempat ibadah.
Unggahan tersebut pertama kali dibagikan di Facebook dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah warganet menilai tindakan para turis itu tidak pantas dan kurang menghormati norma budaya Thailand, terutama karena dilakukan di sekitar area kuil yang dianggap sakral.
Warganet Thailand juga mengkritik posisi duduk para turis yang dinilai menghadap ke arah kuil. Hal ini dinilai sebagian masyarakat tidak sopan.
Momen itu memicu perdebatan sengit di kalangan warganet Thailand. Ada uang mengkritik soal etika wisatawan, namun ada juga yang membela karena menilai hal itu adalah kebebasan untuk wisatawan. Sebagian warganet justru membela para turis dan menganggapnya tidak memahami konteks budaya setempat.
Mereka menilai insiden tersebut seharusnya menjadi momen edukasi, bukan malah menimbulkan kecaman publik. Ada juga yang berpendapat bahwa lokasi tersebut merupakan ruang terbuka, sehingga wisatawan mungkin mengira area itu bukan bagian langsung dari kawasan suci.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kuil maupun otoritas setempat terkait kejadian tersebut. Namun, kasus ini menjadi pengingat bahwa berwisata bukan hanya soal menikmati destinasi, tetapi juga memahami dan menghormati nilai lokal, terutama saat berada di sekitar tempat yang memiliki makna spiritual bagi masyarakat setempat.




