Warung Mi Babi di Sukoharjo Jateng Dibakar, BPJPH Ingatkan Pentingnya Toleransi
JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan menghormati keberagaman pilihan produk halal maupun nonhalal. Pesan ini disampaikan menyusul peristiwa pembakaran warung yang menjual makanan nonhalal di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pria yang akrab disapa Babe Haikal itu menegaskan, perbedaan pilihan dalam mengonsumsi produk halal dan nonhalal harus disikapi dengan saling menghormati.
Menurutnya, keberagaman merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama, bukan menjadi alasan munculnya konflik di tengah masyarakat.
"Indonesia adalah bangsa yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, kepercayaan, dan budaya. Perbedaan tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus kita rawat dengan sikap saling menghormati dan toleransi," ujar Babe Haikal dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Dia juga mengingatkan bahwa pilihan produk halal dan nonhalal merupakan bagian dari keberagaman yang perlu dihormati. Setiap masyarakat memiliki hak untuk menentukan pilihannya masing-masing dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
"Halal dan nonhalal adalah sebuah pilihan. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa hidup berdampingan, saling menghargai, dan menjaga kerukunan di tengah perbedaan. Jangan sampai perbedaan justru memecah persatuan," kata dia.
Babe Haikal berharap Indonesia dapat terus menjadi contoh bagi dunia dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Selain itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan dialog, toleransi, dan sikap saling menghargai demi menjaga persatuan bangsa.









