PSSI Harus Hati-Hati, Jangan Sampai Agenda Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026 Batal

PSSI Harus Hati-Hati, Jangan Sampai Agenda Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026 Batal

Terkini | okezone | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:01
share

PENGAMAT sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, meminta PSSI bergerak cepat dalam mengamankan agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia pada November 2026 mendatang. Pria yang akrab disapa Bung Kesit itu menegaskan pembatalan pertandingan akibat memanasnya situasi di Timur Tengah akan menjadi kerugian yang sangat besar bagi Skuad Garuda.

Kekhawatiran tersebut muncul menyusul dinamika keamanan yang tidak kondusif di kawasan Timur Tengah, khususnya jelang laga tandang yang semula dijadwalkan menghadapi Yordania dan satu lagi dikabarkan adalah Kuwait. Konflik geopolitik yang meluas hingga ke Arab Saudi selaku calon tuan rumah Piala Asia 2027 membuat persiapan Timnas Indonesia terancam goyah.

1. Opsi Tempat Netral

Dalam keterangannya di program Morning Zone akun YouTube official Okezone, Jumat 30 Oktober 2026, Bung Kesit menilai momentum pasca-keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 harus terus dijaga melalui pemusatan latihan dan laga uji coba resmi. Menurutnya, jeda internasional adalah satu-satunya kesempatan langka untuk mengumpulkan para pemain.

Guna mengantisipasi batalnya laga, Bung Kesit memberikan saran agar PSSI bernegosiasi dengan pihak lawan untuk memindahkan lokasi pertandingan.

TIMNAS INDONESIA VS BANGLADESH (Isra Triansyah)

"Menurut saya yang paling simpel adalah bagaimana mengajak Yordania dan Kuwait untuk tetap bertanding, tapi mungkin tempatnya di negara lain atau di tempat netral," kata Bung Kesit di Morning Zone, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Langkah memindahkan laga ke lokasi netral dinilai jauh lebih realistis ketimbang harus mencari lawan baru di waktu yang terbilang sangat mepet. Pasalnya, mayoritas negara anggota FIFA dipastikan sudah mengunci jadwal uji coba mereka masing-masing untuk FIFA Matchday November.

Bung Kesit juga menyentuh isu kekhawatiran terkait nasib penyelenggaraan Piala Asia 2027 yang dijadwalkan bergulir di Arab Saudi pada Januari 2027 mendatang. Meski situasi keamanan masih gamang, ia berharap gejolak politik di kawasan tersebut segera mereda agar turnamen sepak bola tertinggi di Asia itu dapat berjalan sesuai rencana.

 

2. Kepastian Lawan Yordania

Sebagai informasi pendukung, kepastian mengenai agenda Timnas Indonesia belakangan mengalami sejumlah penyesuaian teknis. Sejauh ini hanya laga kontra Yordania pada 13 November 2026 mendatang hingga kini belum mengalami perubahan jadwal resmi dari PSSI.

Di sisi lain, opsi menghadapi Kuwait dipastikan tertutup lantaran negara tersebut telah mengagendakan laga uji coba melawan Suriah dan Honduras. Situasi ini memaksa PSSI berburu lawan alternatif, di mana nama Lebanon sempat mencuat walau belum menemui kesepakatan final.

Timnas Indonesia vs Timnas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 (Foto: Okezone/Isra Triansyah)

Menanggapi eskalasi keamanan di Timur Tengah, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya siap mengalihkan fokus ke negara di luar kawasan tersebut demi keselamatan tim.

"Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain. Keselamatan pemain adalah yang utama," ujar Erick.

Langkah antisipasi dan keputusan pasti terkait kelanjutan uji coba serta kepastian status Piala Asia 2027 kini tengah digodok secara intensif. PSSI berencana menetapkan kepastian arah agenda Timnas Indonesia menyusul koordinasi bersama otoritas sepak bola internasional.

Topik Menarik