Singgung Cristiano Ronaldo, Pemilik AC Milan Berminat Akuisi Al Nassr!
PEMILIK AC Milan, Gerry Cardinale, tidak malu-malu mengakui ingin mengakuisisi Al Nassr! Bahkan, menurutnya, pembicaraan soal itu sudah memasuki tahap awal.
Seperti diketahui, Cardinale mengakuisisi saham mayoritas Milan dari Elliott Investment Management pada 1 Juni 2022. Lewat konsorsium RedBird Capital Partners, ia membeli Rossoneri seharga USD1,3 miliar (setara Rp23,6 triliun).
Tak hanya Milan, RedBird juga memiliki Toulouse FC di Liga Prancis. Tapi, keinginan Cardinale untuk memperluas usahanya tidak berhenti sampai di sana.
1. Akuisisi Al Nassr!
Kepada Gazzetta dello Sport, Cardinale mengaku tertarik mengakuisisi saham Al Nassr. Apalagi, ia ternyata sering menghabiskan kegiatan di Timur Tengah dan sangat ingin bertemu Ronaldo.
“Sudah ada pembicaraan untuk menjajaki peluang terkait Al Nassr dan mereka telah menghubungi saya untuk membahasnya, namun kami masih berada di tahap awal,” kata Cardinale, dikutip dari Football Italia, Jumat (30/10/2026).
“Saya banyak berkegiatan di Timur Tengah. Saya ingin bertemu dengan (Cristiano) Ronaldo karena saya tertarik untuk mengetahui apa yang mungkin ingin dia lakukan setelah pensiun nanti, serta bagaimana keterlibatannya dengan klub tersebut di masa depan,” sambung pria berdarah Amerika Serikat (AS) itu.
2. Berhati-hati
Lebih lanjut, Cardinale mengatakan akan berhati-hati soal aturan kepemilikan sejumlah klub di saat bersamaan (multi-ownership). Mengingat, ia sudah menguasai saham mayoritas di Milan dan Toulouse.
“Saya akan terus mengevaluasi berbagai kemungkinan terkait model kepemilikan banyak klub (multi-club), dengan mengingat saat ini saya sudah memiliki Toulouse dan Milan,” tutupnya.
Adapun, Al Nassr dimiliki sepenuhnya oleh Public Investment Fund atau semacam Danantara di Arab Saudi. Tapi, bukan tidak mungkin akuisisi itu dilakukan oleh RedBird termasuk dengan menggandeng Ronaldo ke dalam konsorsium.
Kontrak Ronaldo sendiri akan habis di Al Nassr pada Juni 2027. Hingga kini, belum ada tanda-tanda perpanjangan kerja sama yang terakhir kali dilakukan pada Juni 2025 serta apa rencana yang akan dilakukannya nanti.









