Pramono Rapat Bergilir di 44 Kecamatan Mulai November, Cari Solusi Persoalan Warga

Pramono Rapat Bergilir di 44 Kecamatan Mulai November, Cari Solusi Persoalan Warga

Terkini | inews | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:06
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat secara bergilir di 44 kecamatan mulai November 2026. Langkah ini dilakukan untuk menyerap langsung berbagai persoalan di wilayah sekaligus mempercepat penyelesaian kendala yang selama ini belum tersampaikan kepada pimpinan daerah.

Pramono mengatakan, rapat akan dipimpin langsung oleh gubernur bersama Sekretaris Daerah (Sekda). Camat akan bertindak sebagai tuan rumah sekaligus menyampaikan berbagai persoalan di wilayahnya dengan melibatkan lurah, wali kota atau bupati, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Permasalahan yang ada di kecamatan, apa yang menjadi hambatan, apa yang menjadi problem, apa yang harus diputuskan, akan kita gali dan dalami bersama-sama," ujar Pramono saat menyerahkan penghargaan Benyamin Sueb Award (BSA) 2026 di Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, rapat langsung di kecamatan diperlukan untuk memangkas jenjang birokrasi yang berpotensi membuat persoalan di tingkat bawah terlambat diketahui gubernur. Melalui pola tersebut, Pramono ingin mendapatkan gambaran kondisi wilayah secara langsung, bukan hanya mengandalkan laporan administratif.

"Saya meyakini dengan cara ini, sebagai gubernur, saya tidak hanya mendapatkan laporan yang baik-baik saja," tegasnya.

Pramono menjelaskan, Jakarta memiliki 44 kecamatan dan 267 kelurahan yang menjadi bagian penting dalam koordinasi pemerintahan. Karena itu, camat dan lurah diharapkan dapat menyampaikan berbagai persoalan masyarakat secara terbuka agar segera ditindaklanjuti.

Dia juga ingin memastikan kondisi pelayanan di tingkat kelurahan sesuai dengan laporan yang diterima Pemprov DKI Jakarta. Meski jumlah pengaduan terkait pelayanan kelurahan melalui aplikasi JAKI menurun, Pramono tetap ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan melalui komunikasi langsung dengan aparatur wilayah.

"Mudah-mudahan persoalan-persoalan di bawah bisa ditangkap secara detail oleh gubernur. Saya ingin tahu langsung dari bawah," tandasnya.

Topik Menarik