Saham Produsen Chip AS Kompak Turun, Intel Anjlok 23 Persen

Saham Produsen Chip AS Kompak Turun, Intel Anjlok 23 Persen

Terkini | idxchannel | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 12:24
share

IDXChannel - Saham Intel anjlok lebih dari 23 persen dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul rilis laporan keuangan kuartalan.

Dilansir dari The Information pada Jumat (30/10/2026), produsen chip Amerika Serikat (AS) tersebut memperkirakan penurunan pertumbuhan pendapatan pada kuartal IV-2026.

Pada kuartal III-2026, Intel melaporkan pendapatan sebesar USD16,5 miliar (Rp299 triliun), dengan margin kotor 43 persen.

Namun, Intel memperkirakan pendapatannya turun menjadi kisaran USD15 miliar hingga USD16 miliar pada Oktober-Desember 2026, sementara margin kotor turun menjadi 37 persen.

Penurunan pendapatan di akhir tahun ini salah satunya disebabkan oleh melambatnya permintaan komputer pribadi (PC) akibat tingginya biaya chip memori. Insiden ledakan pabrik Intel di Israel bulan ini juga menggerus pendapatan.

"Kami menghadapi sejumlah tantangan pada jangka pendek, termasuk masalah suplai manufaktur, krisis memori yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan penurunan permintaan PC yang diakibatkan krisis tersebut," kata CEO Intel Lip Bu Tan.

Prospek suram ini berdampak luas di sektor chip. Saham Nvidia, Broadcom, AMD, Micron, Qualcomm, dan Arm Holdings yang terdaftar di bursa AS turun antara 1 persen hingga 6 persen dalam perdagangan setelah jam tutup bursa.

Intel memperkirakan permintaan PC akan tetap lesu setidaknya hingga paruh pertama tahun depan, terutama karena krisis chip memori yang tak kunjung reda.

Sebelum rilis laporan keuangan terbaru, saham Intel naik lebih dari 130 persen tahun ini, didorong pertumbuhan yang kuat dari sektor kecerdasan buatan (AI). (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik