Jasad Ditemukan 360 Km dari Anak Krakatau, Kru Kapal Jurnalis Hilang Teridentifikasi
JAKARTA, iNews.id - Kru kapal yang mengangkut rombongan jurnalis untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Surakhman (60), ditemukan meninggal dunia di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Lokasi penemuan jasad tersebut berjarak sekitar 360 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Surakhman merupakan anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang kontak bersama tujuh orang lainnya di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).
Kepastian identitas Surakhman diperoleh setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polri melakukan pemeriksaan DNA dan mencocokkannya dengan sampel DNA keluarga.
Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh tim kedokteran forensik Biddokkes Polri yang memiliki keahlian dalam pemeriksaan tersebut.
Dia memastikan hasil identifikasi melalui pemeriksaan DNA dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Secara keahlian dari Biddokes Polri yang lakukan DNA dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ucap Hengki dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).
Jasad Surakhman rencananya dipulangkan dari Bengkulu ke Banten pada Kamis (24/9/2026). Jenazah akan diterbangkan menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
"Jenazah akan dikirim diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan diterima bersama Gubernur, Basarnas tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta," tuturnya.
Hengki belum menjelaskan secara rinci waktu keberangkatan jenazah dari Bengkulu. Saat ini, proses persiapan pemulangan masih dilakukan.
"Besok kita tinggal liat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu," ujarnya.
Ditemukan di Pulau Enggano
Sebelumnya, jasad pria tanpa identitas ditemukan di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu. Penemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim DVI Biddokkes Polri dengan melakukan pemeriksaan dan pencocokan DNA.
Sampel DNA jasad dibandingkan dengan sampel DNA keluarga rombongan KM Arupadhatu I. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kecocokan sehingga jasad tersebut dipastikan merupakan Surakhman.
Surakhman merupakan salah satu dari delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadhatu I. Mereka terdiri atas lima jurnalis, dua kru kapal, dan seorang pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Adapun delapan orang yang berada dalam rombongan tersebut yakni:
- Warta (55), kapten kapal.
- Surakhman (60), ABK.
- Heriyanto (49), guide atau pemandu.
- M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara.
- Arie Basuki, jurnalis Merdeka.
- Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews.
- Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency.
- Donal Husni, jurnalis freelance.
Penemuan Surakhman di Pulau Enggano menjadi perkembangan terbaru dalam pencarian rombongan KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda. Hingga kini, proses pencarian terhadap korban lainnya masih menjadi perhatian tim gabungan.










