Kapan Perang AS Vs Iran Berakhir? Ini Jawaban Terbaru Trump
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan perang melawan Iran bisa saja berakhir sebelum pemilihan umum (pemilu) paruh waktu pada November. Trump mengubah prediksinya setelah beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada media massa, perang mungkin berakhir seiring dengan lengsernya Trump pada Januari 2029 atau paling cepat usai pemilu paruh waktu.
“Saya tidak tahu apakah mereka (Iran) mampu bertahan. Tapi itu akan diselesaikan setelah pemilu. Atau mungkin lebih cepat,” kata Trump, kepada stasiun televisi NewsNation, Kamis (10/9/2026).
Pernyataan Trump tersebut merujuk pada tekanan ekonomi AS terhadap Iran berdasarkan sanksi terbaru yang berlaku bulan lalu.
Sehari sebelumnya, saat Konvensi Partai Republik di Dallas, Texas, Trump mengatakan perang melawan Iran akan berakhir setelah pemilu paruh waktu.
“Saya kira perang akan berakhir segera setelah pemilu karena mereka tidak bisa bertahan lebih lama lagi,” katanya.
Mahasiswa Unri Khariq Anhar Dituntut 6 Bulan Penjara buntut Postingan Timpa Teks Demo Agustus
Ini berbeda dengan keterangan para penasihat senior yang memperingatkan Trump, perang melawan Iran bisa berlangsung hingga Januari 2029. Waktu tersebut bersamaan dengan lengsernya Trump dari jabatan presiden yang sudah menjabat dua periode.
Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip keterangan sumber pejabat Gedung Putih, melaporkan beberapa pejabat di lingkaran dekat Trump, seperti Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, membahas skenario perang berlangsung panjang karena Iran tak menyerah meskipun AS meningkatkan tekanan.
Seperti diketahui, AS saat ini menerapkan blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sehingga tak bisa mengirim atau mengekspor minyak maupun barang lainnya.
Belum cukup, AS bulan lalu juga menjatuhkan sanksi ekonomi yang sangat berat, mengisolasi negara itu dari keuangan dan perdagangan global.
Sumber pejabat itu mengatakan, Trump juga memperkirakan perang melawan Iran akan berakhir setelah pemilu paruh waktu AS yang berlangsung pada November mendatang.
Trump optimistis blokade maritim dan operasi ekonomi terhadap Iran akan berhasil memaksa negara itu untuk memenuhi permintaan AS, terutama terkait pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz dan program nuklir.
Terungkap! Trump Diam-Diam Dievakuasi dari Pesawat Air Force One di Turki gegara Ancaman Iran
Perang AS-Iran yang telah memasuki bulan ketujuh telah menewaskan 18 personel militer AS.
Perang juga menimbulkan kekhawatiran atas sumber daya militer serta gangguan terhadap pasar energi global.
Data American Automobile Association (AAA) mengungkap, harga rata-rata bensin di seluruh wilayah AS mencapai 4,22 dolar per galon berdasarkan data pada Rabu (9/9/2026), naik dibandingkan 4,01 dolar sebulan sebelumnya dan 3,19 dolar pada periode yang sama tahun lalu.








