Erupsi Gunung Anak Krakatau, 1.279 Personel Gabungan Disiagakan untuk Penanganan Bencana

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 1.279 Personel Gabungan Disiagakan untuk Penanganan Bencana

Terkini | inews | Selasa, 8 September 2026 - 16:15
share

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1.279 personel gabungan disiagakan untuk menghadapi situasi kebencanaan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Ribuan personel tersebut berasal dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Polri, serta sejumlah instansi lainnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan 1.279 personel telah disiapkan untuk mendukung penanganan bencana akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Situasi kebencanaan erupsi vulkanologi, khususnya Gunung Anak Krakatau, telah disiagakan sebanyak 1.279 personel yang terdiri atas 1.012 personel di jajaran Kodam I/Bukit Barisan, 160 personel Polri, serta 107 personel dari instansi lainnya," kata Tri dalam konferensi pers, Selasa (8/9/2026).

Selain kekuatan utama tersebut, sebanyak 1.050 personel cadangan juga disiapkan untuk memperkuat penanganan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Selain itu juga disiapkan kekuatan cadangan sebanyak 1.050 personel yang berasal dari tiga kesatuan setingkat kompi," ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan personel, berbagai kendaraan dan sarana pendukung juga telah disiapkan. Kekuatan tersebut meliputi 31 unit truk, delapan ambulans, satu mobil komando, 11 kendaraan pemadam kebakaran, serta 10 unit sarana pendukung lainnya.

"Untuk mendukung kesiapan personil tersebut, telah disiapkan berbagai materiil pendukung, antara lain 31 unit truk, 8 unit ambulans, 1 unit mobil komando, 11 unit kendaraan pemadam kebakaran, serta 10 unit sarana pendukung lainnya," ujarnya.

Selain kendaraan, sejumlah perlengkapan penunjang juga disiapkan untuk mendukung operasi penanganan bencana di lapangan.

"Selain itu, tersedia pula berbagai perlengkapan dan alat kelengkapan meliputi tenda, set dapur lapangan dan SPPG, set alat kesehatan, genset, perangkat Starlink, set repeater, serta 3 unit drone," kata Tri.

Dia menegaskan kesiapan personel dan materiel tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

"Secara keseluruhan, kekuatan personel dan materiel yang telah disiapkan tersebut merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan untuk mendukung penanganan bencana secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi," pungkasnya.

Topik Menarik