Menaker Ungkap Green Jobs Bisa Buka 9 Juta Lapangan Kerja di RI, Apa Kompetensi Paling Dibutuhkan?

Menaker Ungkap Green Jobs Bisa Buka 9 Juta Lapangan Kerja di RI, Apa Kompetensi Paling Dibutuhkan?

Terkini | inews | Kamis, 3 September 2026 - 11:23
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan potensi green jobs menjadi salah satu peluang besar bagi pasar tenaga kerja Indonesia. Pasalnya, ia memproyeksi lapangan kerja tersebut bisa menciptakan 5,3 juta hingga 9 juta pekerjaan dalam 10 tahun mendatang.

Pemerintah kini tidak hanya dituntut menyiapkan peta jalan, tetapi juga memastikan kebutuhan tenaga kerja dapat mengikuti perubahan struktur ekonomi.

"Kalau kita lihat dalam kacamata global, green jobs ini tidak hanya menjadi concern Indonesia tapi semua negara dan semua di dunia. Kita sudah berdiskusi cukup panjang terkait dengan roadmap khusus terkait dengan green jobs ini," ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026).

Untuk menangkap peluang jutaan pekerjaan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan ekosistem pengembangan kompetensi tenaga kerja. Persiapan meliputi tempat pelatihan, keterampilan siap kerja, kurikulum, instruktur, fasilitas, sertifikasi hingga rekognisi kompetensi.

"Dan peran kami di Kementerian Ketenagakerjaan adalah menyiapkan modalitas mulai dari tempat pelatihan dalam konteks itu adalah skill siap kerja terkait dengan green jobs ini sendiri. Kemudian penyiapan kurikulum, instruktur, fasilitas, sertifikasi sampai kepada rekognisi," jelasnya.

Menurut Yassierli, pengembangan tenaga kerja untuk sektor pekerjaan hijau membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Langkah tersebut diperlukan agar perubahan struktur ekonomi akibat transisi energi tidak menimbulkan kesenjangan baru di pasar kerja.

"Dan ini harus menjadi kesempatan yang kita ambil, kita siapkan dari awal. Karena semangatnya transisi energi pun semangatnya adalah no one left behind," pungkasnya.

Topik Menarik