Targetkan 40 Ribu Penumpang, Pramono Berlakukan Tarif LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rp8 Selama Sosialisasi
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memberlakukan tarif sebesar Rp8 untuk LRT rute Velodrome-Manggarai selama masa sosialisasi. Ketentuan tarif tersebut akan diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) yang segera diterbitkan.
"Berkaitan dengan Velodrome, kemarin kami sudah rapat dan sudah saya putuskan sampai dengan hari-H peresmian, kita akan menerapkan tarif 8 perak rupiah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Sekadar diketahui, proyek LRT Fase 1A rute Kelapa Gading–Velodrome saat ini telah beroperasi dan bisa digunakan masyarakat. Sementara LRT Fase 1B rute Rawamangun–Manggarai, yang rencananya diresmikan Agustus lalu, terpaksa ditunda sementara.
Pramono meyakini tarif murah selama masa sosialisasi akan meningkatkan animo masyarakat untuk mencoba LRT Jakarta. Ia memperkirakan jumlah penumpang baru LRT dapat tembus lebih dari 40.000 pelanggan setiap harinya.
"Mudah-mudahan dalam sosialisasi dengan tarif 8 perak rupiah itu, saya meyakini setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan baru yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan Kelapa Gading sampai Manggarai," katanya.
Adapun setelah rute tersebut resmi beroperasi, tarif LRT Jakarta yang diberlakukan akan menjadi Rp5.000 secara flat. Pramono menegaskan tarif Rp5.000 tersebut hanya berlaku selama satu hingga dua bulan pertama.
"Selain itu, begitu nanti sudah diresmikan, maka akan diterapkan tarif 5.000 flat selama 1–2 bulan," tuturnya.








