Tertinggal 0-2 dari Vietnam di Leg I Final Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Thailand Masih Optimistis Juara

Tertinggal 0-2 dari Vietnam di Leg I Final Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Thailand Masih Optimistis Juara

Terkini | okezone | Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:36
share

BANGKOK – Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, tidak menyerah meski saat ini tertinggal secara agregat dari Timnas Vietnam di Leg I Final Piala AFF 2026. Ia cukup optimistis bisa membalikkan keadaan.

Duel Timnas Thailand vs Timnas Vietnam itu tersaji di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu 22 Agustus 2026 malam WIB. Tim tamu di luar dugaan bisa meraih kemenangan dengan skor 2-0!

Dua gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Hai Long (62’) dan Nguyen Quang Hai (69’). The Golden Star Warriors unggul agregat 2-0 jelang leg II final yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu 26 Agustus 2026 malam WIB.

1. Kecewa

Hudson terang-terangan mengaku kecewa dengan hasil akhir tersebut. Ia merasa Thailand seharusnya bisa mendapat hasil lebih baik dari kekalahan 0-2.

“Tentu saja hasil yang mengecewakan. Saya pikir kami layak mendapatkan yang lebih baik dari peluang-peluang yang kami ciptakan,” keluh Hudson, mengutip dari laman ASEAN United FC, Minggu (23/8/2026).

“Kiper mereka (Le Giang Patrik) mendapat penghargaan pemain terbaik laga ini, yang mana itu cukup menjelaskan kepada Anda,” imbuh pria berpaspor Inggris tersebut.

 

2. Masih Terbuka

Dengan hasil itu, Thailand mesti menang 3-0 atau selisih tiga gol di Hanoi jika ingin jadi juara Piala AFF 2026. Tugas yang tentu saja terbilang berat karena Vietnam belum terkalahkan di edisi kali ini.

Hudson menegaskan masih optimistis dengan peluang Tim Gajah Perang jadi juara Piala AFF 2026. Satu gol saja diyakini bisa membuat kans menyabet trofi berlapis emas itu, lebih terbuka.

“Saya pikir, kami semua, pemain dan staf pelatih, masih sangat percaya ini cukup terbuka dan kami tidak sabar pergi ke Hanoi. Jika tidak begitu, buat apa yang capek-capek terbang ke sana,” sembur Hudson.

“Satu gol di Hanoi dan ini semua akan sangat terbuka. Tantangan terbesar kami adalah pemulihan fisik. Jika kami bisa memulihkan diri dengan cepat, kami punya peluang,” tandasnya.

Topik Menarik