Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

Terkini | inews | Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:24
share

TEL AVIV, iNews.id - Para pejabat tinggi militer Israel menduga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya meningkatkan eskalasi di Jalur Gaza dengan tujuan mengganggu bahkan menunda pemilihan umum (pemilu) parlemen pada 27 Oktober mendatang.

Surat kabar Israel, Maariv, mengutip keterangan para pejabat senior militer Israel, melaporkan Netanyahu tidak ingin konflik saat ini segera berakhir. Oleh karena itu, dia mungkin akan memerintahkan militer untuk melakukan serangan besar-beesaran kembali ke Gaza menjelang pemilu.

Menurut laporan tersebut, para pejabat tinggi militer semakin khawatir pertimbangan politik bisa memengaruhi keputusan untuk melakukan tindakan militer lebih lanjut di Gaza.

Para perwira menegaskan, militer tidak ingin terseret ke dalam konflik lain tanpa adanya alasan keamanan yang jelas.

"Kami tidak akan terlibat dalam perang baru yang tidak perlu," kata para pejabat militer, kepada Maariv, dikutip Minggu (23/8/2026).

Kekhawatiran ini muncul di tengah perdebatan yang kian memanas di Israel mengenai cara Netanyahu menangani berbagai front konflik. Selain itu pihak oposisi menuduh Netanyahu memanfaatkan isu keamanan demi kepentingan politik menjelang pemilu.

Belakangan Netanyahu meningkatkan retorika keras terhadap Turki menyusul serangan militer Israel ke Pangkalan Udara Abu Al Duhur, Suriah.

Tokoh-tokoh oposisi Israel, termasuk mantan Perdana Menteri Ehud Barak dan pemimpin Partai Demokrat Yair Golan, menuduh Netanyahu sengaja meningkatkan ketegangan dengan Turki demi mencaru dukungan politik dari kelompok sayap kanan.

Para pejabat keamanan Israel juga telah memperingatkan agar tidak memancing eskalasi yang tidak perlu dengan Turki, seraya mengungkapakan kekhawatiran bahwa pernyataan publik dari Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz bisa semakin memperparah ketegangan.

Topik Menarik