Prabowo Kirim Bantuan Udara ke Palestina, Seskab Teddy: Tak Semua Negara Mampu
JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto berperan aktif membantu masyarakat Palestina. Salah satunya melalui pengiriman bantuan logistik lewat udara yang tidak semua negara bisa melakukannya.
Bahkan, kata Teddy, langkah ini tak bisa dilakukan semua negara. Hanya negara dengan diplomasi yang baik diperbolehkan melakukan hal itu.
"Presiden Prabowo betul-betul berperan aktif di Palestina. Apa buktinya? Satu, kita ada drop-off logistik dari udara, sudah beberapa kali. Tidak semua negara bisa, kenapa? Itu harus ada diplomasi dengan negara-negara yang wilayah udaranya dilewati oleh pesawat," ujar Teddy, dikutip di Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa (2/6/2026).
Teddy juga mengungkapkan Indonesia turut mengirimkan kapal rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Palestina yang terdampak konflik.
Tidak hanya itu, pemerintah Indonesia memberikan fasilitas untuk menyekolahkan anak-anak Palestina di sejumlah universitas di Indonesia. Bahkan, sudah ada 100 anak-anak Palestina yang sudah sekolah di Indonesia.
"Kemudian yang ketiga, kita menyekolahkan anak-anak Palestina di Universitas di Indonesia, sekarang mungkin sudah sampai 100 orang yang sudah sekolah di sini, dan lain sebagainya," ungkapnya.
Teddy pun membeberkan keberhasilan diplomasi Indonesia dalam membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang diamankan oleh pihak Israel. Sebelumnya, sebanyak 9 WNI relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 diamankan oleh Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
"Kemudian yang ketujuh, baru minggu lalu ada WNI yang diamankan pihak Israel di laut bebas, dan lewat diplomasi dari Menteri Luar Negeri dan teman-teman Kemlu selang beberapa hari kembalikan ke Indonesia. Jadi ini lewat diplomasi yang baik diberitakan maupun yang tertutup," ujarnya.







