Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia
MOSKOW, iNews.id - Presiden Rusia Vladimir Putin membanggakan kemampuan rudal balistik negaranya, Sarmat, yang disebut mampu menjangkau lebih dari 35.000 km.
Putin juga menyampaikan terima kasih kepada para ilmuwan Rusia yang mengembangkan senjata tersebut karena dinilai memperkuat pertahanan negara.
Menurut Putin, rudal yang bisa membawa hulu ledak nuklir itu merupakan sistem rudal paling kuat di dunia dengan daya hancur empat kali lebih besar dibandingkan rudal milik negara-negara Barat saat ini.
“Ini adalah sistem rudal paling kuat di dunia, tidak kalah kuatnya dengan rudal Voyevoda yang telah beroperasi, seperti yang baru saja disampaikan, buatan Soviet,” kata Putin, dikutip dari Sputnik, Rabu (13/5/2026).
Putin mengatakan, kemampuan Sarmat tidak hanya terbatas pada lintasan balistik biasa. Rudal itu juga mampu bergerak melalui lintasan suborbital sehingga membuatnya semakin sulit dicegat sistem pertahanan musuh.
Dia menambahkan, jangkauan terbang rudal Sarmat bisa melebihi 35.000 kilometer sehingga mampu menjangkau seluruh daratan di dunia.
Putin memuji para ilmuwan Rusia yang terus meningkatkan kemampuan rudal tersebut sejak awal 2000-an, masa yang dia sebut sebagai periode sulit bagi Rusia.
“Jujur saja, saat itu kita belum siap. Rusia sedang melewati masa yang sangat sulit dalam sejarahnya,” kata Putin.










