Heboh Lagi, Presiden Macron Ditampar Istri gegara Pesan Mesra ke Aktris Iran

Heboh Lagi, Presiden Macron Ditampar Istri gegara Pesan Mesra ke Aktris Iran

Terkini | inews | Kamis, 14 Mei 2026 - 16:12
share

PARIS, iNews.id - Misteri di balik alasan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron menampar suaminya, Emmanuel Macron, di pesawat saat melakukan lawatan ke Vietnam tahun lalu, terkuak. Brigette menemukan pesan singkat mesra di ponsel Macron dari seorang aktris muda.

Seorang jurnalis Florian Tardif mengatakan kepada RTL France, pesan singkat itu diduga dikirim oleh Macron kepada Golshifteh Farahani (42), aktris kelahiran Iran.

“Saya menilai kamu sangat cantik,” kata Macron kepada Farahani, yang juga ditulis dalam buku Tardif berjudul “An (Almost) Perfect Couple" yang dirilis Rabu (13/5/2026). 

Isu kedekatan Macron dengan Farahani juga diangkat media Prancis. Le Parisien melaporkan, Farahani diduga menjalin “hubungan platonis” dengan Macron selama beberapa bulan.

“(Hal ini) menyebabkan ketegangan dalam hubungan pasangan tersebut, menyebabkan kejadian pribadi ini menjadi (konsumsi) publik,” kata Tardif, merujuk pada insiden penamparan pada Mei 2025, saat pesawat yang membawa pasangan tersebut tiba di Hanoi.

Beberapa saat sebelum kejadian itu, Brigitte membaca pesan Farahani di ponsel Macron.

Menurut Tardif, hal yang menyakitkan Brigitte bukan sekadar isi pesan Macron, tapi dia seperti dikhianati.

“Dia (Brigitte) merasa dirinya dihapus,” kata Tardif, mengutip keterangan sang ibu negara kepada rekannya, saat mengomentari isi pesan tersebut.

Sementara itu perwakilan Brigitte membantah laporan tamparan tersebut terkait hubungan Macron dengan Farahani. Bantahan itu sudah disampaikan langsung kepada Tardif pada 5 Maret, jauh sebelum buku terbit.

Dia menegaskan, Ibu Negara bersikeras tidak akan pernah memeriksa ponsel suaminya.

“Brigitte Macron secara tegas membantah pernyataan ini langsung kepada penulis pada 5 Maret, dengan menjelaskan bahwa dia tidak pernah melihat ponsel suaminya,” kata perwakilan Brigittr, kepada Le Parisien.

Farahani juga sejak lama membantah rumor tentang hubungannya dengan Macron.

“Saya kira ada beberapa orang yang kekurangan rasa cinta sehingga merasa perlu membuat-buat kisah asmara seperti ini untuk mengisi (kekosongan),” katanya, dalam wawancara kepada Le Point pada Maret.

Tim Presiden Macron juga membantah kabar soal hubungannya dengan Farahani. Selain itu tim kepresidenan menegaskan kembali bahwa insiden di pesawat bukan penamparan, melainkan candaan Brigitte kepada Macron.

“Itu adalah momen ketika presiden dan istrinya bersantai untuk terakhir kali sebelum memulai perjalanan dengan candaan,” kata seorang rekan dekat Macron.

Macron juga menegaskan tindakan Brigitte hanya candaan seraya mendesak semua orang untuk tetap tenang.

Topik Menarik