Pemain Timnas Indonesia Banyak Main di Kompetisi Top Eropa, Jay Idzes: Masa Depan Kami Cerah!
KAPTEN Timnas Indonesia, Jay Idzes, menilai skuad Garuda memiliki masa depan cerah. Penyebabnya karena pemain-pemain Timnas Indonesia mengalami peningkatan performa, baik yang berkarier di Eropa maupun Asia.
“Ada yang bermain di klub bagus di Eropa, bahkan di Indonesia juga mereka banyak berkembang. Anda lihat levelnya berkembang,” kata Jay Idzes di akun instagram Hanif Thamrin.
“Saya pikir itu penting untuk sepakbola Indonesia. Ada yang bermain di Lille, Monchengladbach, ada yang bermain di Serie A, ada juga yang bermain di Amerika Serikat. Kita lihat semua orang berkembang,” tegas pesepakbola 25 tahun ini.
“Saya pikir itu bicara banyak tentang Timnas juga tentang sepakbola Indonesia. Kita sudah banyak berkembang dan itu pertanda bagus,” tegas Jay Idzes.
1. Jay Idzes Bek Andalan Sassuolo
Jay Idzes sendiri menjadi pilar penting Sassuolo di Liga Italia 2025-2026. Bergabung pada awal musim, bek 25 tahun itu langsung menjadi andalan pelatih Fabio Grosso dalam mengawal pertahanan Neroverdi -julukan Sassuolo.
Performa Jay Idzes terus menanjak hingga membuatnya nyaris tak pernah tergantikan di jantung pertahanan Sassuolo. Performanya yang ciamik juga membuat Jay Idzes menjadi salah satu komoditas panas Neroverdi -julukan Sassuolo.
2. Harga Pasar Jay Idzes Meroket
Perkembangan positif itu membuat nilai pasar Jay Idzes meroket saat ini. Menilik data Transfermarkt, nilai pasar kapten Timnas Indonesia itu mencapai 10 juta euro atau sekira Rp196 miliar, sekaligus menjadikannya pemain termahal Asia Tenggara.
Kendati demikian, Jay Idzes mengaku tidak begitu memikirkan soal nilai pasarnya yang meroket. Baginya, terpenting adalah tampil sebaik mungkin di setiap pertandingan. Dengan begitu, nilai pasar akan mengikuti.
“Jujur, itu bagus di sini. Tapi saya tidak benar-benar memperhatikan terhadap hal-hal seperti itu. Pada akhirnya menurut saya itu hanya angka. Anda harus menunjukkannya di lapangan,” ujar Jay Idzes.
“Tentu saja value anda juga ditunjukkan di nilai pasar. Tetapi saya pikir itu juga menunjukkan bahwa seluruh bagian tim nasional semuanya berkembang,” tutup mantan kapten Venezia di Liga Italia 2024-2025 ini.










