Mengenal Pulau Kharg, Terminal Minyak Penting Iran yang Berpotensi Picu Krisis Ekonomi Global

Mengenal Pulau Kharg, Terminal Minyak Penting Iran yang Berpotensi Picu Krisis Ekonomi Global

Terkini | okezone | Senin, 16 Maret 2026 - 04:05
share

JAKARTA – Amerika Serikat (AS) telah memusatkan serangan ke kepulauan di lepas pantai Iran pekan ini, termasuk Pulau Kharg, yang merupakan fasilitas penting bagi jaringan minyak Teheran. Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa militer AS akan menghancurkan Pulau Kharg jika Iran tidak membuka blokade Selat Hormuz yang mengganggu jalur pelayaran minyak global.

Pulau Kharg adalah pulau karang kecil yang terletak sekitar 21 mil (33 kilometer) dari pantai Iran, terminal utama yang dilewati hampir semua ekspor minyak negara itu. Iran telah mengekspor 13,7 juta barel sejak perang dimulai, dan beberapa kapal tanker terlihat dalam citra satelit sedang memuat di Kharg pada pekan ini, menurut perusahaan intelijen maritim TankerTrackers.com..

Iran mendapatkan sebagian besar pendapatannya dari minyak, dengan pengiriman mengalir ke negara-negara seperti China. Serangan terhadap Kharg tidak hanya akan merusak pemerintahan Iran saat ini, tetapi juga dapat merusak kelangsungan pemerintahan apa pun yang mungkin menggantikannya di masa depan.

Pulau Kharg memiliki tangki penyimpanan di selatan, bersama dengan perumahan untuk ribuan pekerja, serta kilang dan depot yang menjadikan Kharg salah satu aset paling berharga dan sensitif milik Iran.

 

Kehilangan kendali atas Pulau Kharg akan menimbulkan kesulitan besar bagi Iran, meski pulau itu bukan target militer atau nuklir.

Iran telah memperingatkan bahwa mereka akan “mengabaikan semua batasan” jika AS menyerang Pulau Kharg. Pada Sabtu (14/3/2026), komando militer gabungan Iran mengancam akan menargetkan “semua infrastruktur minyak, ekonomi, dan energi milik perusahaan minyak di seluruh wilayah yang memiliki saham Amerika atau bekerja sama dengan Amerika” jika infrastruktur energi dan ekonominya diserang.

Peringatan Iran ini, jika direalisasikan, akan menyebabkan harga minyak meroket jauh lebih tinggi dari saat ini, memicu bencana ekonomi global. Bahkan, serangan masif seperti ini mungkin berdampak besar bagi negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, yang sektor pariwisatanya sudah terdampak perang.

 

Selain Pulau Kharg, Iran memiliki dua pulau strategis lain di Teluk Persia, yaitu Pulau Qeshm yang dihuni sekitar 150.000 penduduk. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan AS menyerang fasilitas desalinasi di pulau itu pada 8 Maret, yang memasok air bersih ke 30 desa, dan menyebutnya sebagai “preseden berbahaya.”

Topik Menarik