Asus ProArt P14 dan P16, Era Baru Laptop Kreator Berotak Nvidia

Asus ProArt P14 dan P16, Era Baru Laptop Kreator Berotak Nvidia

Teknologi | sindonews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:59
share

Lupakan Intel dan AMD. ASUS ProArt P14 dan P16 memakai prosesor NVIDIA Grace 20 inti dan GPU Blackwell RTX berinti 6.144, bersama NPU NVIDIA dalam satu cip RTX Spark N1X.

Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin menyebut kebutuhan kreator konten sangat luas, mulai dari menyunting video dan mendesain hingga tenaga besar, tampilan bergaya, dan portabilitas.

Karena itu, ProArt mengusung slogan ”The ASUS Masterpiece for Creators”. Lenny menegaskan, ProArt dirancang dengan teknologi unggulan ASUS untuk kreator profesional. ”Bukan pengguna mainstream,” ujarnya.

ASUS datang dengan modal besar. Menurut data aktivasi Microsoft kuartal I–III 2026, jenama itu memegang pangsa pasar notebook 36 persen di Indonesia dan memimpin sejak 2013.

Otak Baru

Laptop ASUS ProArt berotak Nvidia RTX Spark dipajang berdampingan dengan monitor kreator di area pamer. Foto: Sindonews/Danang ArradianRTX Spark diklaim mampu hingga 1 petaflop untuk kinerja kecerdasan buatan FP4. Memori terpadu dipakai bersama oleh CPU dan GPU, sebesar 128 GB pada P16 dan 64 GB pada P14.

ASUS juga menyebut lebih dari 1.000 aplikasi dan gim telah dipercepat RTX.

Kecerdasan buatan agentik pun berjalan lokal. Agen bernama Hermes membaca folder proyek dan menulis berkas baru, bahkan dalam mode pesawat, sehingga data proyek tetap di laptop.

Pengujian oleh Adimology memakai ProArt P14 64 GB dan DaVinci Resolve Studio 21.1.1 versi ”native” Arm64. Rekaman Sony Rec.709 itu berformat 4K 10-bit 4:2:2 dan berdurasi 1 menit 17 detik. Pemutarannya berjalan dalam waktu nyata pada 25 fps tanpa bingkai gambar terlewat.

Ekspor ke H.265 selesai dalam 27 detik, atau 2,9 kali lebih cepat daripada durasi klip. Dengan tata warna penuh, ekspor butuh 44 detik. Ekspor dengan Magic Mask, fitur penyamaran objek berbasis kecerdasan buatan, 42 detik, di luar pelacakan masker 3 menit 49 detik.Ringan, tetapi tangguh

Bobot P16 hanya 1,77 kg, lebih ringan 0,38 kg daripada laptop kreator 16 inci sepadan harga. Laptop itu seberat 2,15 kg. Rata-rata laptop gaming kelas RTX 5070 bahkan 2,36 kg, atau 0,59 kg lebih berat.

Sebagai pembanding, P14 seberat 1,48 kg, sedangkan pesaing 14 inci sepadan harga 1,62 kg. P16 setebal 12,9 mm dan P14 13,9 mm. Baterainya 99,9 Wh pada P16 dan 90 Wh pada P14, dengan tiga port USB4 40 Gbps.

Layar OLED Lumina Pro mengusung akurasi warna Delta E di bawah 1 dan 100 persen DCI-P3. Kecerahan puncaknya hingga 1.600 nits pada 120 Hz, dengan kontras 1.000.000:1. Resolusinya 3K pada P14 dan 4K pada P16.

Garansi internasional 3 tahun dan perlindungan kerusakan tak disengaja 3 tahun ditopang 141 pusat layanan di Indonesia dan cakupan lebih dari 90 negara. Laptop lolos uji MIL-STD 810H dengan lima metode dan 18 prosedur, ditambah 16 metode uji internal ASUS. Uji itu mencakup 10 juta ketukan keyboard, 20.000 siklus engsel, dan 5.000 siklus colok port.

Di sisi lain, seluruh angka performa itu berasal dari satu unit P14, dan ASUS mencatat hasilnya bervariasi menurut proyek dan pengaturan. Padahal, tak semua ProArt berotak NVIDIA. ProArt GoPro Edition memakai AMD Ryzen AI MAX+ 395, sedangkan ProArt PC memakai Intel Core Ultra 7 270K.

Untuk harganya, ASUS ProArt P14 Rp79.999.000 dan ProArt P16 Rp112.999.000.

Topik Menarik