5 Hal Wajib Dicek sebelum Beli Elektronik, Harga Bukan Satu-satunya Pertimbangan!
JAKARTA, iNews.id - Membeli perangkat elektronik kini tidak cukup hanya dengan melihat harga. Semakin mahal dan canggih suatu perangkat, semakin banyak pula hal yang perlu dipertimbangkan konsumen sebelum memutuskan untuk bertransaksi.
Mulai dari ponsel seharga di atas Rp7 juta, televisi OLED, hingga laptop dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), perangkat elektronik dengan teknologi lebih tinggi membuat konsumen perlu memastikan produk yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Perubahan perilaku tersebut tercermin dalam data GfK Indonesia. Nilai penjualan gadget dan elektronik nasional tumbuh 2 persen sepanjang kuartal I hingga III 2024. Namun, jumlah unit yang terjual pada periode yang sama justru turun 7 persen.
Kondisi ini menunjukkan konsumen membeli lebih sedikit perangkat, tetapi mengalokasikan anggaran lebih besar untuk produk yang dinilai memberikan manfaat sesuai kebutuhan.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli perangkat elektronik? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
5 Hal Wajib Dicek sebelum Beli Elektronik
1. Sesuaikan dengan Kebutuhan
Spesifikasi tinggi tidak selalu berarti sebuah perangkat menjadi pilihan yang paling sesuai. Konsumen perlu melihat kembali kebutuhan utama sebelum menentukan produk.
Misalnya, laptop dengan fitur AI mungkin menawarkan kemampuan tambahan, tetapi manfaatnya perlu disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Begitu pula dengan televisi atau smartphone, konsumen sebaiknya mempertimbangkan fitur yang benar-benar akan digunakan.
Dengan begitu, anggaran yang dikeluarkan tidak hanya mengejar teknologi terbaru, tetapi juga memberikan manfaat dalam penggunaan jangka panjang.
2. Jangan Hanya Membandingkan Harga
Kemudahan belanja online membuat konsumen dapat membandingkan harga dari berbagai toko dalam waktu singkat. Namun, harga bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan.
Konsumen juga perlu melihat spesifikasi, fitur, kelengkapan produk, garansi, hingga layanan setelah pembelian.
Presiden Direktur Hartono Elektronik Roy Suprapto mengatakan konsumen kini memiliki lebih banyak cara untuk mencari informasi sebelum membeli.
"Sekarang konsumen memiliki lebih banyak cara untuk membandingkan produk sebelum membeli. Karena itu, industri elektronik perlu memberikan informasi yang jelas agar konsumen dapat menilai apakah suatu produk memang sesuai dengan kebutuhan dan anggarannya," kata Roy dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
3. Pastikan Keaslian dan Garansi Produk
Ketika nilai pembelian semakin besar, kepastian mengenai produk menjadi hal yang tidak kalah penting. Konsumen perlu memastikan barang yang dibeli merupakan produk asli dan memiliki garansi resmi.
Hal ini terutama perlu diperhatikan ketika membeli perangkat dengan harga jutaan hingga puluhan juta rupiah. Informasi mengenai garansi dapat membantu konsumen mengetahui pihak yang dapat dihubungi apabila terjadi masalah setelah pembelian.
Roy menilai kepastian tersebut semakin dibutuhkan karena konsumen kini menghadapi banyak pilihan produk dan kanal pembelian.
"Ketika nilai barang yang dibeli semakin besar, konsumen cenderung membutuhkan kepastian lebih dalam mengambil keputusan. Mereka ingin mengetahui kondisi produk secara langsung dan memastikan ada dukungan setelah pembelian," ujarnya.
4. Manfaatkan Toko Fisik sebelum Membeli
Belanja online memang menawarkan kemudahan, tetapi toko fisik masih memiliki fungsi dalam pembelian perangkat elektronik.
Konsumen dapat melihat ukuran perangkat, kualitas layar, mencoba keyboard atau fitur tertentu, hingga membandingkan beberapa produk secara langsung. Hal ini bisa menjadi pertimbangan penting ketika membeli perangkat dengan harga relatif tinggi.
Pengalaman langsung juga membantu konsumen memastikan produk yang dipilih sesuai dengan ekspektasi sebelum transaksi dilakukan.
5. Pertimbangkan Penggunaan dalam Jangka Panjang
Perangkat elektronik bukan sekadar soal harga ketika pertama kali dibeli. Konsumen juga perlu memikirkan bagaimana produk tersebut akan digunakan dalam beberapa tahun ke depan.
Dukungan pembaruan perangkat lunak, ketersediaan layanan purnajual, garansi, suku cadang, serta daya tahan produk dapat menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Dengan semakin banyaknya pilihan dan teknologi yang tersedia, konsumen justru perlu lebih selektif agar tidak membeli perangkat hanya karena mengikuti tren.
Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan membeli elektronik kini semakin berkaitan dengan nilai yang diperoleh konsumen. Harga tetap penting, tetapi manfaat, kepastian produk, pengalaman sebelum membeli, dan dukungan setelah transaksi juga menjadi bagian dari pertimbangan.
"Industri elektronik sedang berada dalam fase baru yang ditandai oleh meningkatnya kesadaran konsumen terhadap nilai dari setiap pembelian. Oleh sebab itu, pelaku industri perlu memahami kebutuhan konsumen sebagai bagian penting dari cara pasar berkembang," pungkas Roy.







