Roblox Belum Patuhi PP Tunas, Anak Masih Bisa Komunikasi dengan Orang Asing

Roblox Belum Patuhi PP Tunas, Anak Masih Bisa Komunikasi dengan Orang Asing

Teknologi | inews | Selasa, 14 April 2026 - 16:20
share

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan platform game Roblox masih belum mematuhi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) meski telah melakukan pembaharuan dan menambah fitur Roblox Kids.

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi Digital, Selasa (14/6/2026). Dia menjelaskan, penilaian belum mematuhi PP Tunas terhadap Roblox diberikan lantaran masih ditemukan akses komunikasi anak-anak dengan orang tidak dikenal dalam fitur Roblox Kids.

“Dan ini masih ada loophole yang kemarin sudah diumumkan ada fitur Roblox untuk kids, dimana kita masih menemukan bahwa adjustment tersebut masih membolehkan ada komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal,” kata Meutya.

Sebab itu, lanjut dia, proposal terkait komitmen kepatuhan terhadap PP Tunas yang diajukan kepada pemerintah masih belum bisa disetujui. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi Roblox karena telah berusaha melakukan berbagai perubahan dengan skala global.

“Sehingga dengan berat hati meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan Roblox telah mematuhi. Jadi artinya kita tetap menilai bahwa ini belum ada kepatuhan terhadap PP Tunas,” ucapnya.

Meski demikian, Menkomdigi menekankan agar pihak Roblox tetap mengikuti peraturan PP Tunas yang telah dibuat pemerintah Indonesia.

“Namun demikian meskipun ini adalah kebijakan global, kami mengingatkan untuk juga tetap mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia melalui PP Tunas dalam hal indikasi resiko tinggi,” ujarnya.

Roblox Klaim Jadi Ruang Kreasi Anak Muda

Di sisi lain, Platform game global Roblox Corporation saat ini tengah digandrungi masyarakat Indonesia khususnya anak-anak. Tak jarang, budaya lokal Indonesia juga menjadi daya tarik di game Roblox ini baik bagi pemain lokal maupun global.

Vice President of Civility and Partnerships Roblox, Tami Bhaumik menyebut game dengan sentuhan budaya Indonesia justru memiliki daya tarik kuat. Dia mencontohkan, game bertema makanan lokal yang kemudian populer.

Contoh lain adalah simulasi seperti mendaki Gunung Rinjani di Roblox yang kemudian menjadi pengalaman baru bagi pengguna meskipun tidak datang langsung ke lokasi.

“Keaslian terhadap budaya di sini di Indonesia akan menjadi sangat penting,” ujar Tami saat media briefing di Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Tami menegaskan bermain game tidak sama dengan sekedar bermain media sosial. Menurutnya, dalam game pengguna tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berkreasi dan berinteraksi.

Hal itulah yang kemudian membentuk kemampuan berpikir, imajinasi, hingga kerja sama tim pada anak. “Bermain game memiliki dimensi lain, kemampuan untuk berkreasi, terhubung dengan manusia, dan membangun relasi,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, Tami menilai game juga dapat menjadi ekosistem baru untuk pengguna menjadi kreator hingga pelaku bisnis. Dia mengungkap, banyak pengguna yang mulai bermain sejak usia 9–10 tahun dan kini telah tumbuh menjadi developer profesional yang menjalankan studio sendiri.

“Mereka sekarang benar-benar menjadi pebisnis, belajar keuangan, hukum, dan menjalankan tim,” katanya.

Topik Menarik