Chery Mulai Jual Robot Humanoid dan Anjing Secara Online, Bikin Kaget Segini Harganya
JAKARTA, iNews.id - Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, mulai merambah pasar robotika dengan menjual robot humanoid secara online. Melalui anak usahanya, AiMoga, perusahaan membuka penjualan robot cerdas Mornine M1 dengan harga 285.800 yuan (41.400 dolar AS) atau sekitar Rp700 jutaan (kurs Rp17.136 per dolar AS).
Dilansir dari Carnewschina, Selasa (14/4/2026), Robot humanoid tersebut tersedia di toko resmi daring AiMoga yang dibuka pada 2 April 2026. Berdasarkan informasi di halaman pemesanan, unit M1 diperkirakan mulai tersedia setelah 23 Mei 2026.
Selain robot humanoid, AiMoga juga menawarkan robot anjing bernama Argos X1 yang dijual seharga 15.800 yuan atau sekitar 2.300 dolar AS atau sekitar Rp39 jutaan, dengan jadwal ketersediaan mulai 8 Mei 2026.
Robot Mornine M1 hadir dengan spesifikasi yang cukup mumpuni. Robot ini memiliki tinggi 167 cm dan berat mencapai 70 kg, serta memiliki kebebasan gerak 40 derajat di seluruh tubuhnya.
Untuk performa, robot ini mampu berjalan dengan kecepatan maksimal 1 meter per detik. Sementara itu, kemampuan angkat pada ujung lengan mencapai 1,5 kg, memungkinkan robot menjalankan berbagai tugas ringan.
Dari sisi daya, M1 menggunakan baterai berkapasitas 0,7 kWh. Pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk penggunaan selama 2 jam.
Robot ini juga dilengkapi teknologi sensor canggih, termasuk LiDAR 3D, dua kamera kedalaman, satu kamera sudut lebar, serta empat radar ultrasonik. Kombinasi ini memungkinkan robot memiliki kemampuan persepsi lingkungan yang lebih presisi.
Kemampuan lainnya, robot humanoid ini dapat melakukan operasi dua tangan secara bersamaan, membuka pintu mobil otomatis, hingga dioperasikan dari jarak jauh menggunakan teknologi virtual reality (VR). Fungsi tersebut membuatnya cocok untuk kebutuhan layanan, seperti penjualan, resepsionis hingga pelatihan.
Tak hanya fokus pada penjualan online, AiMoga juga memperluas jaringan distribusi secara offline. Perusahaan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah dealer dan menargetkan pembangunan jaringan distribusi domestik tahap awal pada tahun ini.
Untuk menarik minat pasar, AiMoga menawarkan berbagai skema pembelian, mulai dari penjualan langsung, leasing, hingga cicilan. Skema ini didukung sistem pembiayaan internal milik Chery.
Di sisi lain, ekspansi Chery ke robot humanoid mencerminkan tren industri otomotif global yang mulai merambah teknologi robotika. Hal ini dipicu oleh kemiripan teknologi antara kendaraan pintar dan robot cerdas.
Produsen mobil listrik Xpeng, misalnya, juga tengah mengembangkan robot humanoid bernama Iron. Robot tersebut ditargetkan masuk tahap produksi massal pada akhir 2026 dengan kapasitas lebih dari 1.000 unit per bulan.
Sementara itu, GAC Group turut mengembangkan robot humanoid generasi terbaru bernama GoMate. Perusahaan menargetkan produksi massal unit lengkap robot tersebut dapat dimulai pada 2026.
Laporan terbaru dari TrendForce menyebut industri robot humanoid global akan memasuki fase komersialisasi penting pada paruh kedua 2026. Pertumbuhan produksi di pasar Tiongkok bahkan diperkirakan mencapai 94 persen secara tahunan.
Sejumlah pemain seperti Unitree Robotics dan Zhiyuan Robotics diprediksi akan mendominasi pasar dengan kontribusi hampir 80 persen dari total pengiriman global.
Langkah agresif produsen otomotif ke sektor robotika, persaingan di industri ini diperkirakan semakin ketat. Robot humanoid pun diprediksi akan menjadi salah satu teknologi masa depan yang segera hadir dalam kehidupan sehari-hari.







