Loading...
Loading…
Kisah di Balik Layar N`Golo Kante

Kisah di Balik Layar N`Golo Kante

Powered by BuddyKu
Teknologi | Sportstars | Jumat, 01 Juli 2022 - 22:26

JAKARTA -Kisah N'Golo Kante sangat inspiratif untuk dijadikan penyemangat hidup. Seperti pemain sepak bola lainnya, Kante adalah salah satu pemain sepak bola yang berjuang dari kehidupannya yang sangat miskin. Meskidia sukses menemukan jalan keluar terbebas dari kemiskinan hidup tapi dirinya tetap rendah hati.

Dilansir dari berbagai sumber, N 'Golo Kante lahir pada tanggal 29 Maret 1991 di Paris, Prancis. Orang tuanya adalah salah satu gelombang imigran yang datang dari Mali, Afrika ke Prancis pada masa 1980-an. Kisah N'Golo Kante

Masa kecil Kante semakin keras karena sudah ditinggal ayahnya sejak usianya masih 11 tahun. Sehingga dia hanya hidup bersama ibunya. Sejak kecil, dia sudah tahu arti nilai kerja keras dalam hidup. Karena setiap hari dia selalu berusaha meringankan beban keluarganya.

Kante tumbuh di sebuah flat kecil di Rueil Malmaison. Sebuah daerah kecil padat penduduk di pinggiran barat Paris. Disana masa kecilnya dihabiskan sebagai pemulung. Dia bahkan rela berjalan jauh hingga ke sisi timur Paris untuk mengumpulkan sampah.

Dia hidup dengan menjual limbah dan sampah ke perusahaan daur ulang. Kante akhirnya sadar bahwa pekerjaannya tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Saat itu, dia hanya memiliki impian besar dengan bekerja keras demi mengangkat keluarganya dari kemiskinan.

Baca Juga :
Oppo Find N, Smartphone Lipat Pertama Oppo Meluncur 15 Desember

Kehidupan keluarga yang miskin membuat Kante sibuk bekerja keras. Dia tidak bisa menonton pertandingan sepak bola kecuali saat bar atau caf yang menayangkannya.

Saat itu Kante bermimpi menjadi pemain sepak bola khususnya setelah momen Piala Dunia Prancis 1998. Kante yang masa itu masih berusia 8 tahun bercita-cita menjadi pemain sepak bola.

Dia merintis karier sepak bolanya dari bawah sejak usia delapan tahun bersama JS Suresnes. Ini adalah sebuah klub di pinggir barat ibu kota. Kante tidak diperhatikan klub-klub besar karena tubuhnya yang kecil dan gaya bermainnya dinilai terlalu biasa. Di klub kecil ini dia bermain sepanjang tahun 1999 hingga tahun 2010.

Dia memulai debut profesionalnya bersama klub US Boulogne di sebuah pertandingan terakhir Ligue 2 pada 18 Mei 2012. Timnya kalah 1-2 di kandang yang sudah terdegradasi. Dia masuk menggantikan pemain senior Virgile Reset selama 11 menit terakhir.

Pada musim 20122013 dirinya bermain di Championnat National atau kasta lapis ketiga di Liga Prancis. Namun Kante hanya kehilangan satu pertandingan liga. Pada 10 Agustus, dia mencetak gol pertamanya, satu-satunya dalam kemenangan atas Luzenac di Stade de la Libration.

Baca Juga :
Oppo Find N Resmi Dirilis, Begini Wujud Smartphone Lipat Pertama Oppo

N'Golo Kante dikenal sebagai pemeluk agama Islam. Dalam suatu foto dirinya terlihat berada di Madinah mengenakan pakaian muslim. Dia disebut sudah menunaikan ibadah haji dan umrah. Khususnya pasca menjadi juara Piala Dunia 2018. Di momen lainnya terkadang dia berada di masjid bersama jamaah lainnya.

Dia dikenal karena tekun beribadah seperti seorang muslim tulen atau bukan hanya sekedar beragama Islam. Kante tidak lupa dengan kewajiban shalat lima waktu hingga puasa Ramadhan. Walaupun semua orang tahu bagaimana jadwal pertandingan N'Golo Kante sangat padat.

Dia sempat merasakan frustasi di awal kariernya. Karena alih-alih bermain di tim utama, Kante dibuang ke tim Boulogne B yang bermain di divisi enam. Kante lalu ikut membantu tim Boulogne B untuk promosi ke divisi lima pada musim 2012-2013.

Meski sudah berhasil membawa tim Boulogne B promosi ke divisi lima Liga Prancis, Kante masih tidak yakin dirinya bisa berhasil dalam sepak bola. Dia masih belum bisa menjadi pemain sepak bola profesional.

Karena itu dia memilih untuk mengisi waktu mengejar gelar sarjana mudanya dan belajar untuk menjadi seorang akuntan. Ketika berusia 18 tahun, dia mendapatkan gelar sarjana muda dan setelah itu belajar dua tahun lagi di bidang akuntansi.

Namun, Kante akhirnya dipindahkan ke tim utama Boulogne karena tampil apik bersama tim B. Tidak butuh waktu lama, Kante juga berhasil mencuri hati klub divisi kedua Prancis, Caen. Dirinya bergabung bersama Caen pada awal musim 2013/2014. Dirinya baru melepas mimpi sebagai akuntan setelah bermain bersama Caen.

Terbukti N'Golo Kante di klub mulai bersinar saat bermain di klub Stade Malherbe Caen atau SM Caen di Prancis. Dua tahun di klub tersebut dia bermain 75 pertandingan dan menyumbang 4 gol. Ini yang membuat klub Leicester City tertarik merekrutnya.

Terbukti, baru di musim pertamanya bersama Leicester City langsung sukses meraih juara Liga Inggris 20152016. Hanya satu musim dirinya langsung dibeli oleh Chelsea. Total Kante bermain bersama Leicester City dalam 37 pertandingan dan mencetak satu gol.

Baca Juga :
Oppo Find N Dipamerkan di Indonesia, Bagaimana Spesifikasinya?

Kepergiannya menjadi faktor utama penurunan tajam performa Leicester pada musim 2016-2017 karena klub tidak dapat menemukan gelandang yang sama dan terampil untuk menggantikannya.

Lalu sejak 2016 Kante membela Chelsea dan selalu menjadi pemain inti. Bersama Chelsea, Kante sudah menjuarai Liga Inggris, Piala FA, Liga Champions UEFA, Liga Eropa UEFA, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA tahun 2021.

Seorang N'Golo Kante baru melakukan debut untuk timnas Prancis pada 25 Maret 2016. Dia baru mendapatkan panggilan timnas pada usia 24 tahun. Ini dikarenakan banyak pelatih timnas sebelumnya yang menganggap remeh dirinya.

Total pertandingan yang dilakukannya selama membela timnas hanya sebanyak 51 pertandingan dengan 2 sumbangan gol. Walaupun Kante tidak terlalu aktif tapi gelar Piala Dunia 2018 menjadi sangat luar biasa ketika di pelukannya.

Original Source

Topik Menarik