Ini Deretan Saham Paling Cuan dan Tertekan saat IHSG Sepekan Tertekan 0,13
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode periode 2–6 November 2026. Saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi top gainer dengan lonjakan harga mencapai 190,91 dalam sepekan.
MKNT melesat dari Rp11 pada pekan sebelumnya menjadi Rp32 per saham. Dengan kenaikan tersebut, MKNT menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penguatan harga terbesar. Baca Juga: IHSG Sepekan Terkoreksi 0,13 ke 5.050, Kapitalisasi Pasar Kehilangan Rp119 TriliunPosisi kedua ditempati AIMS yang mengalami kenaikan 125,96. Harga sahamnya meningkat dari Rp520 menjadi Rp1.175 per saham. Selanjutnya, saham TMPO berada di posisi ketiga dengan penguatan 56,99, dari Rp186 menjadi Rp292 per saham.
Saham YUPI juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 51,20 menjadi Rp1.255 dari sebelumnya Rp830 per saham. Adapun saham BAJA menguat 21,05 menjadi Rp184, disusul KINO yang naik 20,77 menjadi Rp1.570 per saham.
Berikutnya, BOBA mengalami kenaikan 19,23 menjadi Rp186, AKPI menguat 17,65 menjadi Rp600, BREN naik 17,55 menjadi Rp2.110, serta KSIX menguat 17,16 menjadi Rp396 per saham.Baca Juga: Daftar Lengkap Saham Paling Cuan hingga Terboncos Periode 19-23 Oktober 2026
Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan cukup dalam dan masuk jajaran top losers sepanjang pekan ini. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menjadi emiten dengan penurunan harga terdalam, yakni sebesar 29,91 persen. Harganya merosot dari Rp2.190 menjadi Rp1.535 per saham.
Posisi berikutnya ditempati PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) yang melemah 29,76 menjadi Rp1.770 dari sebelumnya Rp2.520 per saham.
Sementara itu, saham MORA terkoreksi 29,74 menjadi Rp1.595 dari Rp2.270 per saham. Penurunan juga dialami SMLE sebesar 29,49 persen menjadi Rp165, RSCH melemah 29,36 persen menjadi Rp308, serta BSML turun 29,02 menjadi Rp318 per saham.
Selanjutnya, PTSN terkoreksi 28,96 menjadi Rp260, WBSA turun 28,03 menjadi Rp344, TPMA melemah 27,78 menjadi Rp260, dan MMIX turun 27,04 menjadi Rp580 per saham.
Pupuk Indonesia Buka PIMA 2026, Angkat Cerita Transformasi Industri Pupuk untuk Swasembada Pangan
Pergerakan saham tersebut terjadi di tengah pelemahan tipis IHSG sebesar 0,13 ke level 5.050,429 sepanjang pekan perdagangan 2–6 November 2026. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penyusutan 1,34 persen menjadi Rp8.744 triliun dari sebelumnya Rp8.862 triliun.










