Selain Menyerang Istana Kepresidenan di Aden, Houthi Kembali Menarget Kota Suci Madinah
Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran menargetkan istana kepresidenan di Aden dengan dua rudal.
Aden, yang menjadi pusat pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional dan didukung oleh Arab Saudi, telah berulang kali menjadi sasaran sejak perang saudara di Yaman—yang sempat mereda—kembali berkobar pada bulan Juli.
Dua saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa mereka melihat ambulans memasuki kompleks istana di Aden, yang terdiri dari beberapa bangunan. Sesaat sebelumnya, penduduk setempat dan seorang jurnalis AFP melaporkan mendengar dua ledakan di kota tersebut.
Kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota Sanaa di wilayah utara, baru-baru ini menyerang area sekitar bandara Aden pada hari Rabu, setelah sebelumnya menyatakan telah menargetkan pangkalan angkatan laut dan kamp militer pekan lalu.Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak yang diluncurkan oleh milisi dukungan Iran tersebut ke arah Madinah, Arab Saudi—lokasi salah satu situs paling suci dalam Islam yang dikunjungi oleh jutaan peziarah Muslim setiap tahunnya.
Sebelumnya pada hari Jumat, koalisi pimpinan Arab Saudi juga mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi di wilayah Mekkah, menurut pernyataan koalisi tersebut. Serangan-serangan ini merupakan rangkaian terbaru dari serangan lintas batas yang dilakukan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, yang melibatkan penggunaan drone dan rudal untuk menyasar bandara, warga sipil, serta infrastruktur energi.
Sementara itu, sistem pertahanan Arab Saudi mencegat sebuah drone di wilayah Riyadh pada hari Sabtu, menurut juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi.
“Sistem pertahanan udara mencegat dan menghancurkan sebuah drone bermusuhan di wilayah Riyadh,” tulis Turki al-Malki di platform X, seraya menambahkan bahwa “puing-puing dari pencegatan tersebut jatuh tanpa menimbulkan korban luka.”




