Semen Indonesia Bukukan Pendapatan Rp27,67 Triliun, Laba Tumbuh 363,1

Semen Indonesia Bukukan Pendapatan Rp27,67 Triliun, Laba Tumbuh 363,1

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00
share

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp532 miliar pada Januari-September 2026, melonjak 363,1 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut ditopang pertumbuhan penjualan domestik, pengendalian biaya operasional, serta penguatan strategi bisnis di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri semen nasional.

"Di tengah tantangan overcapacity hingga peningkatan biaya energi, SIG menjalankan inisiatif strategis untuk mengamankan sektor penjualan dan pendapatan, mendorong efisiensi melalui operational excellence, serta pengelolaan keuangan yang baik," kata Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dikutip pada Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga:SIG Kaji Rencana Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Saham Domestik

Hingga akhir September 2026, SIG mencatatkan volume penjualan konsolidasi sebanyak 27,87 juta ton dengan pendapatan Rp27,67 triliun, meningkat 9,3 secara tahunan (year-on-year/yoy). Beban pokok pendapatan tercatat Rp21,55 triliun atau meningkat 6,1, sedangkan EBITDA mencapai Rp3,56 triliun, tumbuh 8,4 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pasar, penjualan domestik SIG meningkat 4,2 secara tahunan menjadi 22,27 juta ton seiring pemulihan permintaan semen nasional. Segmen semen kantong menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan 4,6, sementara penjualan semen curah meningkat 2,9. Selain pertumbuhan volume penjualan, penurunan beban keuangan bersih sebesar 37 turut memperkuat kinerja keuangan perseroan.

Indrieffouny mengatakan optimalisasi program efisiensi, baik dalam pengendalian biaya maupun operasional, berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas perusahaan. Ke depan, SIG akan terus memaksimalkan peluang bisnis dan memperkuat efisiensi untuk menjaga pertumbuhan serta profitabilitas di tengah persaingan industri semen yang semakin menantang.Untuk memperluas pasar, SIG mengandalkan sejumlah proyek pembangunan pemerintah, seperti program pembangunan tiga juta rumah, infrastruktur nasional dan daerah, tanggul laut raksasa (giant sea wall), investasi industri dan hilirisasi, serta pembangunan sektor swasta, termasuk hunian vertikal, kawasan komersial, dan pusat data (data center). Perseroan juga berupaya mempertahankan kepemimpinan pasar domestik melalui pengelolaan pasar mikro, disiplin harga, serta pengembangan produk turunan untuk memenuhi kebutuhan konstruksi modern.

Baca Juga:Laba Bersih bank bjb Tumbuh 37,3 Jadi Rp1,1 Triliun hingga September

Selain pasar domestik, SIG mengoptimalkan ekspor untuk mengatasi kelebihan kapasitas industri sekaligus meningkatkan utilisasi pabrik. Sejak Juni 2026, melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, SIG telah mengekspor lebih dari 300 ribu ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat melalui kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Di sisi internal, SIG menjalankan program Streamlining Entitas SIG Group melalui penataan anak usaha guna mengoptimalkan model bisnis dan membentuk struktur organisasi yang lebih efektif serta efisien. Perseroan juga terus mendorong penggunaan semen hijau dan produk turunannya yang rendah emisi sebagai solusi material konstruksi ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan rumah hingga proyek strategis nasional.

Topik Menarik