Jangan Remehkan Anak Muda! 14 Tokoh Islam Ini Sudah Hebat Sejak Belia

Jangan Remehkan Anak Muda! 14 Tokoh Islam Ini Sudah Hebat Sejak Belia

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 14:50
share

Anak muda memiliki peran besar dalam membangun peradaban Islam. Sejarah mencatat, banyak tokoh Muslim yang telah menorehkan prestasi luar biasa sejak usia belasan tahun. Mereka bukan hanya dikenal karena keberanian di medan perang, tetapi juga kecerdasan, kepemimpinan, keilmuan, hingga kontribusinya dalam dakwah Islam.

Kisah para pemuda tersebut layak menjadi inspirasibagi generasi muda Muslim masa kini. Usia muda ternyata bukan penghalang untuk berkarya, memegang tanggung jawab besar, dan memberikan kontribusi bagi umat.

Dai yang juga Pimpinan Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur, Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq dalam laman Facebook-nya menyebutkan 14 anak muda hebat dalam peradaban Islam. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dan memiliki keistimewaan masing-masing. Berikut 14 anak muda yang mengukir sejarah dalam peradaban Islam:

1. Usamah bin Zaid (17 Tahun)

Usamah bin Zaid merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dipercaya menjadi panglima perang saat masih berusia 17 tahun. Ia memimpin pasukan Muslim untuk menghadapi kekuatan Romawi.

Baca juga:Peran Strategis Anak Muda, Tulang Punggung Kebangkitan UmatMenariknya, dalam pasukan tersebut terdapat sejumlah sahabat senior, termasuk Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Kepercayaan Rasulullah SAW kepada Usamah menunjukkan besarnya kemampuan dan potensi yang dimilikinya sejak muda.

2. Abdullah bin Abbas (12 Tahun)

Abdullah bin Abbas dikenal sebagai salah satu sahabat yang memiliki keluasan ilmu, khususnya dalam bidang tafsir Al-Qur'an. Meski masih berusia belia, kecerdasannya sudah terlihat.

Dalam catatan yang disampaikan Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, dari Bontang, Ibnu Abbas pernah memaparkan tafsir Surah An-Nashr di hadapan para sahabat Ahlu Badar ketika usianya masih sekitar 12 tahun.

3. Muadz bin Jabal (19 Tahun)

Muadz bin Jabal merupakan sahabat yang dikenal memiliki kedalaman ilmu agama. Rasulullah SAW bahkan mengutusnya ke Yaman untuk menjalankan misi dakwah sekaligus membimbing masyarakat dalam urusan agama.

Penugasan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan Rasulullah SAW kepada kemampuan Muadz, meskipun usianya masih sangat muda.

4. Zaid bin Tsabit (13 Tahun)

Zaid bin Tsabit merupakan sahabat yang memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang tulis-menulis dan ilmu. Pada usia sekitar 13 tahun, ia telah aktif dalam kegiatan menulis.

Kemampuannya terus berkembang hingga kemudian dipercaya menjadi salah satu penulis wahyu Rasulullah SAW. Peran ini menjadikannya sosok penting dalam sejarah pemeliharaan Al-Qur'an.

5. Arqam bin Abil Arqam (16 Tahun)

Arqam bin Abil Arqam memiliki kontribusi besar dalam dakwah Islam pada periode awal di Makkah.

Saat usianya masih sekitar 16 tahun, ia menjadikan rumahnya sebagai tempat berkumpul dan pusat pembinaan kaum Muslimin. Rumah tersebut kemudian dikenal sebagai Darul Arqam, tempat Rasulullah SAW membina para sahabat selama periode dakwah di Makkah.

6. Attab bin Usaid (18 Tahun)

Attab bin Usaid merupakan salah satu pemuda yang mendapat kepercayaan besar dari Rasulullah SAW.Pada usia sekitar 18 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin di Makkah setelah kota tersebut berhasil ditaklukkan kaum Muslimin. Kedudukannya sering digambarkan setingkat gubernur yang bertanggung jawab mengurus wilayah tersebut.

7. Mu'adz bin Amr bin Jamuh (13 Tahun) dan Mu'awwidz bin Afra (14 Tahun)

Dua pemuda ini tercatat memiliki peran penting dalam Perang Badar. Keduanya ikut menyerang Abu Jahal, tokoh utama kaum musyrikin Quraisy yang menjadi salah satu musuh paling berbahaya bagi kaum Muslimin saat itu.

Kisah mereka menggambarkan keberanian luar biasa anak muda dalam membela Islam, meskipun usia mereka masih sangat belia.

8. Sa'ad bin Abi Waqqas (17 Tahun)

Sa'ad bin Abi Waqqas termasuk sahabat yang dikenal memiliki kemampuan memanah. Sejak muda, ia telah menunjukkan keberanian dan keterampilan dalam perjuangan Islam.

Ia dikenal sebagai salah satu pemanah andalan kaum Muslimin dan memiliki kontribusi besar dalam berbagai peperangan.

9. Thalhah bin Ubaidillah (16 Tahun)

Thalhah bin Ubaidillah dikenal sebagai salah satu sahabat yang memiliki keberanian luar biasa, khususnya dalam Perang Uhud.

Dalam peperangan tersebut, ia menjadi salah satu orang yang berada di barisan terdepan untuk melindungi Rasulullah SAW dari serangan musuh. Pengorbanannya begitu besar hingga Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah mengungkapkan kekagumannya terhadap peran Thalhah dalam Perang Uhud.

10. Umair bin Abi Waqqas (14-15 Tahun)

Umair bin Abi Waqqas merupakan pemuda yang memiliki semangat tinggi untuk ikut berjuang bersama Rasulullah SAW.

Ia ikut serta dalam Perang Badar dan gugur sebagai syahid dalam peperangan tersebut. Menurut sebagian riwayat, saat itu Umair baru saja memasuki usia balig.

11. Muhammad bin Qasim (17 Tahun)

Muhammad bin Qasim merupakan panglima muda yang dikenal dalam sejarah ekspansi Islam ke wilayah Sindh, anak benua India.Pada usia sekitar 17 tahun, ia memimpin pasukan dalam ekspedisi militer yang berhasil membuka wilayah tersebut bagi pemerintahan Islam. Namanya kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam di kawasan Asia Selatan.

12. Harun Ar-Rasyid (15 Tahun)

Harun Ar-Rasyid merupakan salah satu khalifah Dinasti Abbasiyah yang paling terkenal. Sebelum menjadi khalifah, ia telah menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan militer sejak usia muda.

Dalam catatan Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, pada usia sekitar 15 tahun Harun Ar-Rasyid telah memimpin pasukan Abbasiyah. Ia kemudian diangkat menjadi khalifah ketika berusia sekitar 20 tahun.

Masa pemerintahannya kelak dikenal sebagai salah satu periode penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam.

13. Muhammad Al-Fatih (14 Tahun)

Muhammad Al-Fatih merupakan Sultan Turki Utsmani yang namanya tercatat dalam sejarah dunia karena keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel.

Ia telah mendapatkan tanggung jawab kepemimpinan sejak usia muda. Pada usia 21 tahun, Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel pada 1453 Masehi, sebuah peristiwa besar yang mengubah sejarah dunia.

14. Ibnu Batutah (20 Tahun)

Ibnu Batutah dikenal sebagai salah satu penjelajah Muslim paling terkenal dalam sejarah.

Pada usia sekitar 20 tahun, ia memulai perjalanan panjang dari Maroko menuju Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Perjalanannya kemudian berkembang menjadi ekspedisi menjelajahi berbagai wilayah dunia selama puluhan tahun.Catatan perjalanannya menjadi salah satu sumber penting untuk mengenal kondisi sosial, budaya, dan kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia pada masa itu.

Anak Muda Muslim, Saatnya Mengukir Sejarah

Keempat belas tokoh tersebut memperlihatkan bahwa usia muda bukan alasan untuk bermalas-malasan atau menunda kebaikan. Sejak belasan tahun, mereka telah menunjukkan kemampuan, keberanian, kecerdasan, dan pengabdian yang memberikan pengaruh besar bagi umat.

Kisah mereka juga mengingatkan bahwa masa muda merupakan kesempatan berharga untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, memperkuat iman, dan memberikan manfaat bagi sesama.

Generasi muda Muslim masa kini pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Tidak harus menjadi panglima perang atau pemimpin negara, tetapi bisa melalui pendidikan, dakwah, teknologi, ekonomi, maupun berbagai bidang kehidupan lainnya.

Yang terpenting, jangan menyia-nyiakan masa muda. Jadikan usia produktif sebagai momentum untuk membangun prestasi, memperkuat keimanan, dan menyiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan umat.

Baca juga:Masa Muda Bukan untuk Berpuas Diri, Ini 3 Pesan Penting Ibnul Jauzi

Topik Menarik