Tidur Siang Sebentar Ternyata Cegah Pikun, Ini Kata Dokter

Tidur Siang Sebentar Ternyata Cegah Pikun, Ini Kata Dokter

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 16:05
share

JAKARTA - Tidur siang jadi kegiatan yang membuat rileks dan segar kembali saat harus kembali beraktivitas. Ternyata tidur siang punya manfaat yang baik untuk otak. Namun, tetap waspada jika tidur siang terlalu lama bagi lansia, karena hal tersebut justru menandakan gejala pikun atau demensia.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Ika Devi menyebut ada anggapan bagi sebagian orang bahwa tidur siang itu baik, namun ada pula yang berpendapat bahwa berisiko meningkatkan kepikunan.

“Tidur siang baik atau malah berbahaya? Jadi banyak orang tuh bilang bahwa enak banget tidur siang itu oke dan sebagian lagi bilang tidur siang itu berbahaya mengakibatkan resiko kepikunan meningkat. Sebenarnya yang benar yang mana?” ujar dr. Ika lewat video di akun Instagram pribadinya, @dokterikadevi, dikutip Jumat (30/10/2026).

Ia mengungkapkan sebuah penelitian yang menunjukkan kebiasaan tidur siang 15-30 menit ternyata mampu mengurangi risiko kepikunan sampai 7 tahun.

“Jadi dari penelitian menunjukkan kalau kita punya kebiasaan taking a very short nap yaitu istirahat tidur siang 15-30 menit itu ternyata akan mengurangi yang namanya resiko kepikunan kita sampai 7 tahun,” katanya.

“Dan ini merupakan studi dalam skala besar. Makanya biasanya ada peraturan, contohnya kayak di Jepang orang diminta untuk istirahat tidur siang. Jadi memang ada tujuannya kenapa pada saat kita beristirahat pada saat siang itu akan merangsang neuroplastisitas otak,” ucap dr. Ika.

Ia mengingatkan, sebaiknya tetap waspada jika ada orang tua yang tidurnya terlalu lama saat siang hari bahkan lebih dari 1 jam, itu jadi tanda adanya perubahan struktur otak. 

“Tapi tentunya kita tetap harus waspada terutama pada saat kita menemui orang tua yang tidurnya terlalu lama pada saat siang hari. Pada saat mereka tidur panjang di siang hari lebih dari 1 jam hati-hati itu juga merupakan tanda bahwa sudah ada perubahan struktur otak,” kata dr. Ika.

“Bisa jadi merupakan gambaran demensia. So, kalau kamu menemukan orang tuamu seperti itu jangan lupa konsultasi ke dokter saraf. Tapi buat kamu yang masih muda ternyata istirahat dan tidur siang itu besar manfaatnya,” tuturnya.

Jadi, dokter Ika menegaskan bahwa dampak tidur siang bisa punya manfaat baik untuk otak bagi orang dewasa, namun jika bagi lansia, tidur panjang saat siang hari kemungkinan ada masalah pada sarafnya.

Topik Menarik