Usai Terjaring OTT, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Diperiksa di Polresta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (15/10/2026). Ismoyo ditangkap bersama 19 orang lainnya.
Ismoyo terjaring operasi senyap KPK di wilayah Klaten. Selanjutnya, ia diperiksa di kantor polisi setempat.
"Para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya.
Baca juga: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK
Selain di Klaten, ada juga yang tertangkap di wilayah Jakarta. Selanjutnya, mereka menjalani pemeriksaan di kantor KPK."Sedangkan untuk pihak yang diamankan di Jakarta, saat ini sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK," ujarnya.
Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan uang tunai yang nilainya diperkirakan mencapai Rp1 miliar. "Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar," kata Budi.
Budi menjelaskan, operasi senyap ini terkait dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan penyelenggaraan negara. Penerimaan tersebut kata Budi, terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD.
"Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit. Sehingga pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta," pungkasnya.










