IHSG Sore Ini Ditutup Ambruk 1,33, Semakin Menjauh dari Level 6.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah turun 79,24 poin atau 1,33 ke level 5.863, semakin menjauh dari level psikologis 6.000. Pelemahan tersebut terjadi di tengah tekanan yang meluas dengan mayoritas saham dan seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah.
Pada penutupan perdagangan Kamis (15/10), sebanyak 592 saham melemah, 119 saham menguat, dan 252 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,4 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 31,8 miliar saham.
Baca Juga:IHSG Pagi Ini Masih Terkapar di Bawah 6.000, Ada 374 Saham Bergerak Melemah
Tekanan juga terjadi pada sejumlah indeks saham unggulan. Indeks LQ45 turun 0,76 ke level 590, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,76 ke 346, IDX30 turun 0,71 ke 328, sedangkan MNC36 terkoreksi 0,54 ke 260.
Seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah, meliputi energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, transportasi, kesehatan, konsumer siklikal, keuangan, dan teknologi. Kondisi tersebut mencerminkan tekanan yang meluas di pasar saham domestik pada akhir perdagangan.Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham mencatat kenaikan tertinggi, yakni PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) yang naik 34,62 ke Rp105, PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) menguat 25 ke Rp4.500, dan PT Alkindo Maratama Tbk (ALDO) naik 24,92 ke Rp1.955.
Baca Juga:IHSG Gagal Bertahan di Zona Hijau, Ditutup Melemah ke 5.925
Sementara itu, saham dengan penurunan terdalam ditempati PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang merosot 15 ke Rp510, PT Arthavest Tbk (ARTA) turun 14,93 ke Rp2.280, serta PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) melemah 14,85 ke Rp86.










