IHSG Sepekan Naik 0,94, Kapitalisasi Pasar BEI Meningkat Jadi Rp10.701 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berdasarkan data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 5-9 Oktober 2026 ditutup di zona hijau di level 6.093, atau menguat 0,94 jika dibandingkan pada periode pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian melonjak 28,52 menjadi Rp16,23 triliun.
Berdasarkan data statistik mingguan, IHSG sepekan sempat menyentuh level tertinggi 6.216 dan level terendah 5.995. Capaian tersebut menunjukkan indeks bergerak fluktuatif sebelum mengakhiri pekan di zona penguatan.
Kapitalisasi pasar BEI turut meningkat 0,69 menjadi Rp10.701 triliun dari Rp10.627 triliun pada pekan sebelumnya. Dalam denominasi dolar AS, kapitalisasi pasar naik 0,77 menjadi USD598 miliar.
Baca Juga: IHSG Bertahan di Zona Hijau usai Berbalik Melompat 1,04 ke 6.093
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian naik dari Rp12,63 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp16,23 triliun. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan nilai transaksi sekitar Rp3,60 triliun per hari.
Peningkatan aktivitas perdagangan juga tercermin dari rata-rata volume transaksi harian yang mencapai 46,53 miliar saham. Angka tersebut turun 7,62 dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 50,37 miliar saham.
Baca Juga: OJK Prediksi Kejatuhan IHSG ke Level 5.000 Sejak Februari, Ini Faktor Penyebabnya
Meski nilai transaksi meningkat dan IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,45 triliun sepanjang pekan ini. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan net sell investor asing pada pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,04 triliun.
Dari sisi komposisi investor, porsi investor domestik dalam perdagangan meningkat menjadi 77 persen, dibandingkan 59 pada pekan sebelumnya. Sebaliknya, porsi investor asing turun menjadi 23 dari sebelumnya 41.Secara sektoral, indeks transportasi dan logistik mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,85. Disusul sektor kesehatan yang menguat 3,59 dan sektor barang baku sebesar 2,10.
Di sisi lain, kenaikan IHSG tidak diikuti seluruh saham. Data BEI menunjukkan sebanyak 403 saham atau sekitar 42 dari saham yang tercatat dalam statistik mengalami kenaikan lebih dari 2. Sementara itu, 128 saham atau sekitar 10 terkoreksi lebih dari 2.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pasar saham pada pekan ini berlangsung di tengah peningkatan nilai transaksi dan berkurangnya tekanan jual bersih investor asing. Namun, pergerakan saham masih bervariasi, dengan sejumlah emiten mencatatkan kenaikan maupun koreksi tajam.









