Jembatan Teupin Mane Aceh Resmi Dibuka untuk Fungsional Jalan Hari Ini
Jembatan rangka baja Teupin Mane diBiereun, Aceh resmi dibuka untuk fungsional jalan pada hari ini. Jembatan tersebut berada di ruas jalan nasional Bireuen-Takengon, tepatnya di kilometer 11 yang memisahkan Desa Beunyot-Teupin Mane.
Jembatan tersebut dibangun oleh PT Pembangunan (Persero) Tbk dan Mitra lokalnya PT Krueng Meuh. Project Manajer PT PP untuk Jembatan Teupin Mane Reza Azlan mengatakan, jembatan tersebut telah selesai dibangun dan dilakukan pembukaan jalur setelah pelaksanaan Salat Jumat.
Dalam pelaksanaan pembukaan jalur nantinya, yang diperkenankan melintas hanyalah kendaraan roda dua dan roda empat. Truk dengan beban berat belum diperkenankan melintas karena belum dilakukan uji beban jembatan.
Baca juga: Jembatan Bailey Penghubung Medan-Banda Aceh Selesai, Warga Bireuen: Alhamdulillah Sangat Terbantu
Pembukaan operasional juga bagian dari target konstruksi yang sejak awal ditargetkan beroperasi secara fungsional penuh pada Oktober 2026, dan rampung seutuhnya pada Desember 2026Proyek pembangunan jembatan rangka baja Teupin Mane, yang berada di ruas nasional Bireuen-Takengon, tepatnya di kilometer 11, di bentang Sungai Peusangan yang memisahkan Desa Beunyot-Teupin Mane, merupakan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana hidrometeorologi Sumatra.
Lihat video: Meski Belum Pulih Total, Aktivitas Warga di Pidie - Bireun Sudah Mulai Normal
Proyek tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Proyek jembatan permanen tersebut mulai dikerjakan pada akhir Januari 2026. Lokasinya tepat di sisi kiri (dari arah Bireuen) jembatan lama yang kini telah disambung dengan bailey.Kepala Posko Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Safrizal ZA menyambut baik tahapan pembangunan yang telah mencapai proses pembukaan fungsional. "Mudah-mudahan tidak ada kendala dan setelah proses pembukaan fungsional, secepatnya bisa dilakukan tahapan lainnya, " kata Safrizal.
Safrizal memberikan apresiasi kepada Kementerian PU, BPJN Aceh, BUMN pelaksana, kontraktor lokal, Pemkab Bireuen, warga setempat, dan seluruh pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung.










