Profil Luky Alfirman, Mantan Dirjen Anggaran yang Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan

Profil Luky Alfirman, Mantan Dirjen Anggaran yang Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan

Ekonomi | sindonews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:35
share

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam reshuffle kabinet Merah Putih, Presiden juga mengangkatNurkholisoh Ibnu Aman dalam posisi serupa yang bertugas membantu Menteri Keuangan, Suahasil Nazara serta memperkuat jajaran pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang sebelumnya telah diisi oleh Wamenkeu Juda Agung.

Mengutip berbagai sumber, Luky Alfirman merupakan birokrat senior di Kemenkeu yang memiliki rekam jejak panjang. Pria kelahiran Bandung, 27 Maret 1970 ini mengawali masa pengabdiannya sebagai pegawai negeri di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 1 Maret 1995.

Dari sisi latar belakang pendidikan, Luky meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994. Ia kemudian, melanjutkan studi di University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat, hingga berhasil mengait gelar Master of Arts in Economics pada 2000 dan Ph.D in Economics pada 2004.

Baca Juga: Wamenkeu Juda Agung Bicara Soal Efek Perang AS-Israel dan Iran, Apakah APBN Siap?

Sepanjang kiprahnya di DJP, Luky sempat dipercaya memegang sejumlah posisi strategis, seperti Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan, Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi dalam program reformasi administrasi perpajakan, hingga menjabat Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kebayoran Lama.

Kariernya terus melesat saat menyeberang ke Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Pada 2011, ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kebijakan APBN dan disusul menjadi Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro.

Selanjutnya pada 2015, Luky dipercaya menduduki jabatan Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kemenkeu. Pada 2017, Luky diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara sebelum akhirnya pada tahun yang sama ditunjuk memimpin Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Baca Juga: APBN Harus Jadi Shock Absorber, Wamenkeu Juda Agung: Ketahanan Bukan Tanpa Guncangan

Kepemimpinannya di eselon I berlanjut saat dilantik menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) pada 2022, hingga kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Anggaran (DJA) sejak 23 Mei 2025.

Meski sempat dilepas dari posisi Dirjen Anggaran oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026, pengalaman luas Luky di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, pembiayaan, hingga anggaran menjadikannya figur penting dalam pengelolaan keuangan negara.

Selain mengemban amanah baru sebagai Wakil Menteri Keuangan periode 2026-2029, Luky saat ini juga tercatat menjalankan tugas sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Topik Menarik