UI Ingatkan Calon Mahasiswa Waspada Modus Penipuan di Seleksi Masuk
Menjelang dibukanya rangkaian seleksi mahasiswa baru tahun akademik 2027/2028 Universitas Indonesia (UI) mengimbau calon mahasiswa dan orang tua untuk senantiasa waspada atas berbagai bentuk penipuan.
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro mengatakan, masyarakat tak hanya harus waspada atas penipuan yang mengatasnamakan UI namun juga atas nama pimpinan UI dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Baca juga: Hadapi Era AI, Generasi Muda Perlu Perkuat Kompetensi, Adaptasi, dan Empati
Ia menekankan, UI berkomitmen menyelenggarakan seleksi yang adil, transparan, dan berbasis prestasi. Kelulusan setiap calon mahasiswa ditentukan semata-mata oleh hasil seleksi sesuai ketentuan pada masing-masing jalur penerimaan, sehingga setiap calon mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari UI.
Sehubungan dengan hal tersebut, lanjutnya, UI mengimbau masyarakat untuk tidak memercayai tawaran dari pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan seleksi masuk UI dengan imbalan tertentu, termasuk pihak yang mengaku memiliki kedekatan dengan pimpinan UI atau pejabat. Baca juga: Hadapi Era AI, Wamen Stella Soroti Tiga Peran Strategis Perguruan Tinggi
"UI tidak pernah menunjuk atau memberikan kewenangan kepada perorangan maupun lembaga mana pun untuk menjamin kelulusan calon mahasiswa," ujarnya, melalui siaran pers, Rabu (30/9/2026).
Selain dari itu, UI juga membagikan panduan pencegahan agar calon mahasiswa baru tidak terjebak dalam praktik penipuan.










