Ustaz Derry Sulaiman Siap Bersaksi di Sidang Richard Lee, Ungkap Curhatan Sang Dokter

Ustaz Derry Sulaiman Siap Bersaksi di Sidang Richard Lee, Ungkap Curhatan Sang Dokter

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 30 September 2026 - 12:41
share

Ustaz Derry Sulaiman mengungkap kesiapannya hadir sebagai saksi dalam persidangan Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang. Derry mengaku telah dihubungi tim Richard untuk memberikan keterangan dalam persidangan yang disebut menjadi agenda terakhir.

Derry mengatakan pihak Richard telah menghubunginya secara langsung untuk menanyakan kesediaannya hadir di persidangan. Ia pun berencana memenuhi permintaan tersebut apabila tidak ada halangan.

"Tadi timnya dokter WA aku, telepon juga ya, bahwa Ustaz bersedia enggak, ini sidang terakhir mungkin ya. Saya udah agendakan sih, mudah-mudahan kalau enggak ada halangan tanggal 8 ya, saya akan hadir hari Kamis di sidangnya Richard Lee," kata Derry Sulaiman di kawasan Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

Selain bersedia menjadi saksi, Derry mengaku sempat menjenguk Richard Lee secara langsung di tahanan. Dari pertemuan tersebut, Derry melihat Richard tengah menghadapi tekanan akibat kasus hukum yang menjeratnya.

Baca Juga : Richard Lee Yakin Bebas dari Laporan Doktif, Sebut Kasus Administratif dan Produk BerizinMenurut Derry, Richard merasa sedih karena menganggap dirinya ditinggalkan, terutama ketika menghadapi kritik dari sejumlah pihak.

"Terpukul aja. Dia merasa ditinggalkan aja, sedih aja, kenapa yang nyerang dia justru orang Islam, dia kan sekarang lagi belajar Islam. Seperti itu aja bahasanya," ungkap Derry.

Di tengah persoalan hukum yang dihadapinya, Derry menyebut Richard tetap berkomitmen untuk memperdalam agama Islam. Ia bahkan mengatakan Richard mulai belajar dan menjalankan ibadah salat.

"Sekarang dia lagi udah mulai belajar salat ya. Kalau dr. Richard tuh Islam lho, aku yang mensyahadatkan. Dan sampai detik ini dia belum mencabut pernyataannya Islam itu," tutur Derry.

Baca Juga : Begini Respons Richard Lee usai Dengar Keterangan Saksi BPOMDerry kemudian meminta masyarakat, khususnya umat Islam, tidak terburu-buru menghakimi seseorang yang sedang menjalani proses belajar agama.

Menurutnya, proses seseorang dalam menjalankan ajaran agama membutuhkan waktu dan tidak bisa langsung dilakukan secara sempurna sejak awal.

"Syarat Islam itu kan syahadat, langkah awal tuh. Kemudian salat, zakat, puasa, haji. Enggak mungkin orang bisa mengamalkan 100 persen langsung, tapi kan bermula dari nol dulu. Tugas kita mengislamkan orang, bukan mengkafirkan orang Islam," tutup Derry.

Topik Menarik