PSI Diprediksi Tetap Sulit Lolos ke Senayan meski Jokowi Sudah Pamer KTA

PSI Diprediksi Tetap Sulit Lolos ke Senayan meski Jokowi Sudah Pamer KTA

Nasional | sindonews | Senin, 28 September 2026 - 12:03
share

Pengamat politik Jerry Massie mengomentari langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akhirnya memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurut Jerry, partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep itu tetap sulit lolos ke Senayan.

"Saya kira PSI tetap tak akan lolos PT 4 persen, apalagi PT akan dinaikkan jadi 5 persen," ujar Jerry kepada SindoNews, Minggu (27/9/2026).

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini menilai, nama Jokowi sudah tak laku lagi. Dia merujuk pada survei terbaru Poltracking, elektabilitas PSI hanya 2,3 persen.

Baca Juga: Jokowi Pamer KTA PSI, Jabatannya Masih Tanda Tanya

"Jadi ambisi lolos ke Senayan sangat sulit, padahal Jokowi sudah cawe-cawe ke sana kemari," katanya.Jerry juga menyebut PSI tak punya kader-kader mumpuni. Hal itu berbeda dengan partai lainnya seperti Golkar, Gerindra, dan PDIP. "Jadi sangat sulit PSI bersaing, paling suaranya mentok 3 persen, itu pun harus kerja ekstra keras di lapangan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi akhirnya membuka secara langsung status keanggotaan di PSI. Presiden ke-7 Republik Indonesia itu menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Jokowi menyebut dia telah resmi menjadi bagian dari PSI sejak 14 Oktober 2025. KTA tersebut ditunjukkan di hadapan para kader yang menghadiri agenda konsolidasi partai di Kota Bandung.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan Jokowi setelah status keanggotaannya di PSI selama ini menjadi perhatian publik. Dia bahkan membacakan nomor keanggotaan yang tertera pada kartu tersebut di hadapan peserta Rakorda.

"Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," kata Jokowi, Sabtu (26/9/2026).

Topik Menarik