MTQ Nasional 2026 Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp1,2 Triliun

MTQ Nasional 2026 Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp1,2 Triliun

Nasional | sindonews | Selasa, 15 September 2026 - 13:52
share

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXITahun 2026 turut menggerakkan aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah selama rangkaian MTQ diproyeksikan menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Abu Rokhmad mengatakan, potensi tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ memberi manfaat yang lebih luas bagi daerah tuan rumah. Pergerakan peserta dan masyarakat menciptakan aktivitas pada sektor akomodasi, transportasi, konsumsi, perdagangan, hingga UMKM.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Kota Semarang Siapkan Heritage Tour Religi

“Wakil Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa perputaran ekonomi selama MTQ ini diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun,” ujar Abu Rokhmad di Semarang, Selasa (15/9/2026).

Menurut Abu, perputaran ekonomi itu muncul dari mobilitas peserta dan tamu selama mengikuti berbagai agenda MTQ. Kebutuhan penginapan, makanan, transportasi, oleh-oleh, serta kebutuhan pendukung kegiatan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang berlangsung selama penyelenggaraan.MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11–20 September 2026 di Jawa Tengah, dengan pusat kegiatan di Kota Semarang. Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi mengikuti delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah, dengan perlombaan berlangsung di 12 venue.

Abu mengatakan rangkaian MTQ juga dirancang dengan berbagai kegiatan pendukung yang memperluas keterlibatan masyarakat. Selain perlombaan Al-Qur’an, terdapat Kemenag Expo, bazar UMKM dan produk halal, pameran mushaf dan khazanah manuskrip Al-Qur’an, muzakarah ilmiah Al-Qur’an, serta panggung seni dan budaya Islami.

Ruang-ruang tersebut memberi kesempatan kepada pelaku usaha lokal dan daerah untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah. Aktivitas ekonomi yang terbentuk selama MTQ juga diharapkan dapat memperluas jejaring usaha dan membuka peluang pasar baru.

“MTQ ini mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah. Ada peserta, pendamping, official, tamu, dan masyarakat yang bergerak selama kegiatan berlangsung,” kata Abu.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan proyeksi perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun dihitung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Penghitungan tersebut mempertimbangkan aktivitas ekonomi yang muncul selama rangkaian penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah.“Kalau ada yang sekaligus mau berwisata di Semarang dan sekitarnya akan kami tawarkan,” ujar Taj Yasin dalam rapat pengecekan kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI di Semarang, Rabu (9/9/2026).

Menurut Taj, kedatangan peserta dan tamu dari berbagai daerah juga menjadi peluang untuk mengenalkan potensi Jawa Tengah. Selain mengikuti agenda MTQ, para tamu dapat menikmati destinasi wisata, kuliner, serta produk lokal yang tersedia di Semarang dan daerah sekitarnya.

Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 20 September 2026, Taj berharap kehadiran kafilah dari 37 provinsi memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat. MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi perhelatan keagamaan, tetapi juga membuka ruang pertemuan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai sektor ekonomi di Jawa Tengah.

Pembukaan MTQ Nasional di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, digelar Sabtu (12/9/2026) malam. Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta Wakil Menteri Agama Romo R Muhammad Syafi’i. Hadir pula 14 gubernur dan tujuh wakil gubernur, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen selaku tuan rumah.

Topik Menarik